- Eks finalis Puteri Indonesia perwakilan Riau 2024 menjadi tersangka praktik medis ilegal.
- Jeni Rahmadial Fitri (JRF) ditangkap polisi setelah dua kali mangkir dari panggilan penyidik.
- Pelaku menjalankan praktik layaknya dokter kecantikan tanpa memiliki latar belakang medis.
SuaraRiau.id - Mantan finalis Puteri Indonesia Perwakilan Riau 2024, Jeni Rahmadial Fitri (JRF) menjadi tersangka praktik klinik kecantikan ilegal setelah dua kali mangkir dari panggilan penyidik.
Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Riau menjelaskan JRF diamankan secara paksa di kediaman keluarganya di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat pada Selasa (28/4/2026).
Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Riau, AKBP Teddy Ardian menjelaskan, pelaku menjalankan praktik layaknya dokter kecantikan tanpa memiliki latar belakang medis.
"Modus yang dilakukan pelaku adalah membuka klinik kecantikan dan memberikan tindakan medis kepada pasien, seolah-olah memiliki kompetensi di bidang tersebut," ujarnya dikutip dari Riauonline--jaringan Suara.com, Rabu (29/4/2026).
Menurut Teddy, untuk meyakinkan korban, JRF memajang berbagai sertifikat di kliniknya yang memberi kesan memiliki keahlian profesional di bidang kecantikan.
Padahal, seluruh tindakan medis yang dilakukan tidak memiliki dasar kompetensi. Dari hasil penyelidikan, klinik milik JRF telah beroperasi sejak tahun 2019.
Wanita asal Bengkalis tersebut pun menawarkan praktik medisnya dengan tarif yang bervariasi hingga mencapai belasan juta rupiah.
"Pelaku juga menawarkan berbagai perawatan dengan tarif bervariasi, mulai dari Rp1,5 juta hingga Rp16 juta," jelas Teddy.
Hingga saat ini, polisi telah menerima tiga laporan resmi dari korban yang mengaku mengalami dampak serius usai menjalani perawatan di tempat tersebut.
"Korban yang sudah kami periksa memang mengalami infeksi sesuai laporan yang disampaikan," ungkap Teddy.
Polisi memastikan bahwa pelaku bukan seorang dokter maupun tenaga kesehatan. Penjemputan paksa dilakukan karena pelaku dinilai tidak kooperatif selama proses penyidikan.
"Kami melakukan upaya paksa setelah dua kali pemanggilan tidak dipenuhi oleh yang bersangkutan," tegas Teddy.
Yayasan Puteri Indonesia cabut gelar Jeni Rahmadial Fitri
Yayasan Puteri Indonesia (YPI) akhirnya mencabut gelar Puteri Indonesia Riau 2024 terhadap salah satu finalisnya, Jeni Rahmadial Fitri imbas tersangkut permasalahan hukum.
Informasi pencabutan gelar tersebut disampaikan YPI melalui unggahan lewat akun resminya @officialputeriindonesia, Rabu (29/4/2026).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka
-
Diduga Main HP saat Nyetir, Ketua PP Siak Diperiksa usai Kecelakaan Maut di Perawang
-
Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja
-
Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat
-
65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare