- Seorang pelajar perempuan di Pekanbaru harus kehilangan uang mencapai Rp60 juta.
- Siswi malang tersebut diperas 4 pria dengan ancaman foto tak senonohnya disebar.
- Dari empat pelaku pemerasan dan pengancaman, 3 di antaranya anak di bawah umur.
SuaraRiau.id - Seorang siswi di Pekanbaru menjadi korban pemerasan dan penipuan 4 laki-laki yang tiga di antaranya merupakan anak di bawah umur.
Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah menyebut para pelaku yakni berinisial FR dan tiga anak berhadapan dengan hukum (ABH) berinisial MS, RF, dan RY.
"Para terduga pelaku diamankan terkait dugaan tindak pidana pemerasan atau pengancaman dengan ancaman pencemaran atau membuka rahasia, serta penipuan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP," ujar Kasatreskrim dikutip dari Riauonline--jaringan Suara.com, Selasa (21/4/2026).
AKP Anggi mengungkapkan para pelaku mengancam siswi berinisial JS jika foto tak senonohnya akan disebar.
Peristiwa ini terjadi dalam rentang waktu Juni 2025 hingga 7 April 2026 di kawasan Jalan Pemuda, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru.
Awalnya, korban berkenalan dengan salah satu pelaku berinisial MS pada April 2025. Pelaku kemudian meminta korban mengirimkan foto dengan ancaman akan menculik korban jika menolak.
"Karena takut, korban menuruti permintaan pelaku. Setelah itu, pelaku kembali meminta foto lain dengan ancaman akan menyebarkan foto sebelumnya," ujar Anggi.
Tidak berhenti di situ, MS bersama rekannya RF dan RY kemudian diduga melakukan pemerasan berulang terhadap korban dengan nominal bervariasi, mulai dari Rp700 ribu hingga Rp10 juta.
Korban yang mengalami tekanan sempat menceritakan kejadian tersebut kepada FR.
Namun, bukannya membantu, FR justru diduga ikut memanfaatkan situasi dengan melakukan pemerasan menggunakan nomor berbeda pada periode Januari hingga Maret 2026 dengan nominal Rp6 juta hingga Rp7 juta.
"Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp60 juta," sebut AKP Anggi.
Saat ini, polisi terus melakukan pendalaman terkait kemungkinan adanya korban lain dalam kasus tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Hari Kartini, BRI Wujudkan Kesetaraan Gender dalam Dunia Kerja
-
Hutan Habitat Kera Dibabat, Tengah Kota Siak Tak Lagi Hijau
-
Janji Tinggal Janji, Proyek Seragam Sekolah Rp7 M di Siak Dikerjakan Pihak Luar Riau
-
Perkuat Sustainable Finance, BRI Perkuat Komitmen pada Aspek Sosial dan Lingkungan
-
BRI Raih 3 Penghargaan di Infobank 500 Most Outstanding Women 2026