- Petugas membekuk pria yang mengaku anggota BNN tak mau bayar hotel di Kuansing.
- Anggota BNN gadungan itu menginap selama dua minggu di hotel dengan biaya Rp15 juta.
- Kecurigaan pemilik hotel pun muncul hingga DPO kasus penipuan tersebut ditangkap.
SuaraRiau.id - Seorang mengaku anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) ditangkap di sebuah hotel kawasan Siturajo Kari, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Rabu (15/4/2026).
Kabid Pemberantasan BNN Riau, Kombes Pol Ali Machfud, menjelaskan pengungkapan kasus ini berawal dari informasi yang disampaikan personel Brimob Polda Kepulauan Riau, AKP Rudi.
"Dari informasi itu, diketahui ada seorang pria yang telah menginap selama kurang lebih dua minggu di Wisma Hotel Serena, Siturajo Kari dengan total tagihan mencapai Rp15 juta yang belum dibayarkan dengan alasan menunggu pencairan dana dari kantor," kata Ali, dikutip dari Riauonline--jaringan Suara.com, Rabu (15/4/2026).
Kecurigaan muncul dari pemilik hotel, Ibu Ema, karena pria tersebut kerap mengaku sebagai anggota BNN Riau kepada karyawan hotel. Merasa janggal, Ibu Ema kemudian melaporkan hal itu kepada adiknya, AKP Rudi.
Menindaklanjuti laporan itu, Kabid Pemberantasan bersama Kasi Intelijen BNN Riau langsung memerintahkan Kepala BNN Kuansing untuk melakukan penyelidikan terhadap anggota BNN gadungan tersebut.
"Hasil penyelidikan mengungkap identitas terduga pelaku bernama Wawan Setiawan (46), seorang wiraswasta yang berdomisili di Batu Rijal, Indragiri Hulu," jelasnya.
Dari tangan pelaku, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya kartu tanda anggota (KTA) BNN Riau, ID Card BNN Riau, lencana BNN, KTA Polri, kartu anggota BIN, beberapa kartu ATM, hingga dokumen kepemilikan dan tas pribadi.
Selanjutnya, pelaku diserahkan ke Satreskrim Polres Kuansing untuk proses hukum lebih lanjut.
Berdasarkan hasil koordinasi, diketahui bahwa yang bersangkutan juga merupakan daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus penipuan dan kemudian dijemput oleh anggota Polda Riau.
Ali Machfud mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap oknum yang mengaku sebagai aparat atau petugas instansi tertentu tanpa identitas resmi yang dapat diverifikasi.
"Jika menemukan hal mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwenang," tegasnya.
BNN Riau, lanjut Ali, berkomitmen menjaga integritas institusi serta menindak tegas segala bentuk penyalahgunaan nama lembaga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Rupat Utara Dilaporkan ke Komnas HAM dan LPSK
-
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
-
Siswa SMK di Pekanbaru Meninggal usai Kelahi dengan Teman, Kencing Berwarna Hitam
-
Flyover Garuda Sakti Diklaim Mampu Atasi Kemacetan Pekanbaru-Kampar di Jam Sibuk
-
Kronologi Operator Alat Berat di Siak Diserang Harimau, Diterkam saat Ingin BAB