- Penanganan peredaran narkoba di wilayah Panipahan Rokan Hilir tengah disorot publik.
- Hal tersebut bermula dari aksi masyarakat yang melakukan protes terkait bandar narkoba.
- Sementara beredar video Kapolres Rohil bermain HP saat Wakapolda bahas kasus narkoba.
SuaraRiau.id - Kericuhan terkait isu peredaran narkoba di Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Rokan Hilir (Rohil) beberapa hari lalu masih menjadi perhatian publik.
Kepolisian setempat, mengklaim jika aksi unjuk rasa yang sempat memanas berujung perusakan di rumah terduga bandar narkoba sudah mereda dan kondusif.
Seiring dengan itu, beredar video Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni sibuk bermain HP saat Wakapolda Riau, Brigjen Hengki Haryadi memberikan pengarahan kepada masyarakat.
Dalam video yang diterima Suara.com, tampak Brigjen Hengki menyampaikan penjelasan di depan para tokoh masyarakat. Dikabarkan, arahan disampaikan di Kantor Camat Pasir Limau Kapas.
Namun pada video berdurasi 57 detik tersebut, Kapolres Rohil terlihat serius dengan ponselnya di belakang meja. Sementara Wakapolda nampak memberikan penjelasan serius terhadap warga.
Hengki mengungkapkan jika kehadiran pihaknya merupakan bentuk perhatian langsung dari Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menanggapi situasi yang terjadi di Panipahan.
Hengki menegaskan jika Polda Riau berkomitmen kuat dalam pemberantasan narkoba dengan menerapkan prinsip zero tolerance.
"Kita tidak ada toleransi, termasuk terhadap anggota (Polri) yang terlibat narkoba. Tidak ada ampun," katanya dalam video.
Menurut Hengki, Polda Riau dalam kurun waktu 15 bulan telah melakukan pemecatan terhadap anggota kepolisian.
Ia mengingatkan kepada masyarakat agar penyampaian aspirasinya dilakukan secara tertib sesuai ketentuan yang berlaku.
Hengki lantas mengimbau kepada warga untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan tetap mempercayakan proses penegakan hukum kepada aparat.
Kapolsek Panipahan dan Kanitreskrim dicopot
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mencopot Kapolsek AKP Robiansyah dan Kanitreskrim Polsek Panipahan Aipda Rahmat Ilyas buntut aksi massa tersebut.
"Kami melihat ada hal-hal yang tidak berjalan sebagaimana mestinya dalam menjaga situasi kamtibmas di Panipahan. Karena itu, kami mengambil langkah tegas," ungkap Kapolda, Minggu (12/4/2026).
Pencopotan Kapolsek dan Kanitreskrim Polsek Panipahan ini dilakukan sebagai bentuk evaluasi dan tanggung jawab institusi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
5 Mobil Keluarga Bekas Pengganti Avanza, Hemat dan Tangguh Dipakai Harian
-
Jadwal Pasar Murah di Empat Wilayah Riau, Digelar 13-17 April 2026
-
Momen Kapolres Rohil Main HP saat Wakapolda Riau Bahas Pemberantasan Narkoba
-
Polda Riau Sebut Perselisihan Emak-emak Picu Ricuh Sarang Narkoba di Panipahan
-
Massa TNTN Kembali Aksi di Kantor Gubernur Riau, Tolak Relokasi!