- Wanita asal Riau menjadi korban penipuan kerja di Kamboja.
- Korban saat ini menjalani perawatan intensif di RS Phnom Penh.
- Awalnya, dijanjikan bekerja di Malaysia dan dibawa ke Kamboja.
SuaraRiau.id - Seorang wanita asal Kabupaten Siak, SS (22) dilaporkan menjadi korban penipuan kerja ke Kamboja dan tengah menjalani perawatan intensif di ruang ICU di Rumah Sakit Khmer Soviet Friendship, Phnom Penh.
Kepala BP3MI Riau Fanny Wahyu Kurniawan mengatakan pihaknya memantau kondisi SS dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kamboja.
"Kami terus berkoordinasi dengan KBRI Phnom Penh untuk memastikan kondisi saudari SS," kata Fanny dikutip dari Antara.
Dia menuturkan, SS saat ini didampingi pacarnya atas nama Bram saat menjalani perawatan di ICU. Pihak KBRI Phnom Penh juga telah menjenguk dan bertemu langsung dengan korban di rumah sakit.
"KBRI menyarankan agar keluarga terus memantau perkembangan kondisi SS melalui Bram yang berada di lokasi," sebutnya.
Berdasarkan informasi yang didapat pihaknya, saat itu SS awalnya dijanjikan untuk bekerja di Malaysia. Namun, akhirnya dibawa ke Kamboja dan berangkat hanya menggunakan paspor, sehingga tergolong ilegal.
Fanny menegaskan, pemerintah tidak tinggal diam dalam menangani persoalan pekerja migran nonprosedural.
Dia mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran kerja ke luar negeri tanpa melalui mekanisme resmi.
Sementara itu Ditreskrimum Polda Riau menyelidiki dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) terhadap korban.
Direskrimum Polda Riau, Kombes Pol Hasyim Risahondua, mengatakan pihaknya telah mengumpulkan informasi dari keluarga korban di Desa Rawang Kao, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak.
"Menanggapi situasi ini, kami tengah mendalami apakah kasus ini murni TPPO atau kah bagian dari sindikat scam internasional," jelasnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Ketua PP Siak Ditahan usai Jadi Tersangka Kecelakaan Tewaskan Pelajar 16 Tahun
-
KPK Limpahkan Berkas ke Jaksa, Kasus Suap Suhardiman Amby Segera Disidang
-
Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta
-
Ketua Ormas PP Siak Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Polisi Terbitkan Surat Penahanan
-
Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang