- Pemprov Riau mengadakan program mudik gratis bagi mahasiswa di Jabodetabek.
- Mahasiswa yang telah mendaftarkan Balek Besamo sudah mencapai puluhan orang.
- Batas akhir pendaftaran mudik bersama Pemprov Riau sampai 9 Maret 2026.
SuaraRiau.id - Mahasiswa Riau yang merantau di Jawa khususnya wilayah Jabodetabek bisa memanfaatkan program mudik bersama gratis Balek Besamo 2026 yang digelar Pemprov Riau.
Ketua Himpunan Pelajar Mahasiswa Riau (Hipemari) Jakarta, Adib Alfikri, mengatakan pihaknya telah membentuk panitia pelaksana guna mempermudah pendataan mahasiswa yang akan mengikuti mudik bersama.
"Tentu kami dari himpunan pelajar mahasiswa Riau Jakarta telah melakukan persiapan untuk menyambut program Balek Besamo yang digelar oleh Pemprov Riau," ujarnya, Sabtu (7/3/2026).
Adib menyampaikan jika proses pendaftaran masih dibuka dalam beberapa hari ke depan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa lain yang ingin ikut program tersebut.
Dia menuturkan, batas akhir pendaftaran ditetapkan pada 9 Maret 2026 agar panitia memiliki waktu cukup untuk melakukan verifikasi data peserta.
"Pendaftaran terakhir itu tanggal 9 Maret, karena pada tanggal 12 Maret kita akan bersiap untuk berangkat ke Riau. Untuk titik kumpulnya di Asrama Mahasiswa Riau Jakarta," ungkap Adib.
Ia menuturkan, kuota yang diberikan oleh Pemprov Riau kepada Hipemari Jakarta cukup besar, sehingga diharapkan dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa Riau yang berada di wilayah Jabodetabek.
"Dengan begitu kuota peserta dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Kuota yang diberikan Pemprov Riau itu untuk Hipemari Jakarta totalnya 90 orang. Jadi bagi anak Riau yang berada di Jabodetabek, bisa mendaftarkan diri ke kami," jelasnya.
Adib menambahkan, hingga saat ini jumlah mahasiswa yang telah mendaftarkan diri untuk mengikuti program Balek Besamo sudah mencapai puluhan orang.
"Untuk saat ini, sudah terkumpul 70 orang yang mendaftar kepada kami. Syaratnya pasti dia pelajar atau mahasiswa dari Riau. Untuk itu dapat dibuktikan melalui KTP atau KTM," sebutnya.
Diterangkan, program ini tidak hanya membantu mahasiswa pulang kampung, tetapi juga mempererat hubungan antar mahasiswa Riau yang sedang merantau di luar daerah.
Selain itu, dapat menjadi momentum kebersamaan bagi mahasiswa Riau di perantauan untuk pulang bersama menuju kampung halaman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Pertumbuhan Kredit dan DPK Tetap Tinggi, BRI Sebut Kepercayaan Publik Terjaga
-
PNM dan KPPPA Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Pemberdayaan Perempuan di Bajawa
-
BRI Fokus Perkuat Fundamental di Tengah Wacana Buyback Saham BUMN
-
Cerita 6 Tahanan Kejari Pekanbaru Kabur Jelang Sidang, Dua Masih Buron
-
Pekanbaru Hadirkan Parkir Gratis selama 3 Hari: Mal hingga Rumah Sakit