Eko Faizin
Rabu, 25 Februari 2026 | 14:22 WIB
Ilustrasi - Mudik Gratis Kemenhub 2026: Pendaftaran Dibuka 1 Maret, Simak Tujuannya [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/YU]
Baca 10 detik
  • Kemenhub kembali menggelar program mudik gratis untuk Lebaran 2026.
  • Pada tahun ini, disediakan sebanyak 401 bus ke 34 kota tujuan di 10 provinsi.
  • Pendaftaran mudik gratis akan dibuka mulai tanggal 1 Maret 2026 secara online.

SuaraRiau.id - Program mudik gratis kembali digelar Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada Lebaran 2026.

Kemenhub menyiapkan sebanyak 401 unit bus yang bisa memuat sebanyak 15.834 penumpang mudik gratis yang terdiri untuk arus mudik dan balik.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan mengungkapkan pendaftaran mudik gratis dapat diakses masyarakat mulai 1 Maret 2026.

"Pendaftaran akan dibuka mulai tanggal 1 Maret 2026 secara online melalui laman nusantara.kemenhub.go.id. Pendaftaran akan ditutup ketika seluruh kuota telah terpenuhi," katanya dikutip dari Antara, Rabu (25/2/2026).

Program mudik gratis angkutan jalan tahun ini dibuka ke 34 kota tujuan di 10 provinsi di antaranya Palembang, Lampung, Bengkulu, Padang, Medan, Aceh, Garut, Tasikmalaya, Cirebon, Kuningan, Semarang, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, Purwokerto, dan Tegal.

Selain itu, Pekalongan, Demak, Boyolali, Klaten, Pati, Blora, Cilacap, Wonosobo, Kebumen, Magelang, Wonosari, Jepara, Sragen, Madiun, Surabaya, Tuban, Malang dan Tulungagung.

Sementara untuk arus balik diberangkatkan dari 12 kota di 8 provinsi di antaranya Kuningan, Madiun, Surabaya, Palembang, Padang, Medan, Aceh, Semarang, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, dan Purwokerto.

"Selain itu, kami juga menyediakan delapan unit truk pengangkutan sepeda motor diperuntukkan bagi pemudik yang akan pulang kampung dengan sepeda motor. Sejumlah truk tersebut mampu menampung 240 unit sepeda motor," terang Aan.

Kota pada arus mudik dan balik yang disertai dengan pengangkutan sepeda motor ialah Solo, Yogyakarta, Wonogiri dan Purwokerto.

Lebih lanjut, dia menjelaskan waktu keberangkatan arus mudik terbagi menjadi tiga hari di lima lokasi yakni di tanggal 16 Maret 2026 dari Terminal Pondok Cabe Tangerang Selatan, tanggal 17 Maret 2026 dari Terminal Jatijajar Depok dan Terminal Pulogebang Jakarta.

Sedangkan, di tanggal 18 Maret 2026 akan ada pemberangkatan dari Terminal Kampung Rambutan Jakarta dan Terminal Poris Plawad Tangerang.

Untuk bus pada arus balik, keberangkatan dilakukan pada tanggal 25 Maret 2026 dari Terminal Bulupitu Purwokerto, Terminal Mangkang Semarang, Terminal Giwangan Yogyakarta, Terminal Tirtonandi Solo, Terminal Giri Adipura Wonogiri, Terminal Kertawangunan Kuningan, Terminal Purboyo Madiun, Terminal Bungurasih Surabaya, Terminal Alang-Alang Lebar Palembang, Terminal Anak Air Padang, Terminal Amplas Medan, Terminal Batoh Aceh.

Kemudian, untuk penyerahan sepeda motor pada arus mudik dilaksanakan pada 16 Maret 2026 di Terminal Pondok Cabe Tangerang Selatan dan akan diberangkatkan pada 16 Maret 2026 malam hari dari lokasi yang sama.

"Kami juga memastikan bus-bus mudik gratis yang akan diberangkatkan telah melaksanakan inspeksi keselamatan atau ramp check," bebernya.

Ia menuturkan hal itu dilakukan untuk memastikan dan menjamin kondisi bus dan pengemudi dalam keadaan prima sehingga diharapkan seluruh penumpang dapat sampai di kampung halaman dengan selamat dan nyaman.

Aan berharap adanya program mudik gratis itu membantu masyarakat yang membutuhkan utamanya untuk menyambung silaturahmi dengan keluarga di kampung halaman sehingga program itu dapat dimanfaatkan sebaik mungkin.

Kemenhub juga mengapresiasi kementerian/lembaga/pihak swasta yang juga turut menyelenggarakan program mudik gratis.

Dari banyaknya penyelenggaraan mudik gratis, Kemenhub mengimbau agar masyarakat mendaftar pada salah satu program mudik gratis agar tidak ada duplikasi pendaftar di berbagai program tersebut.

"Sehingga setiap kuota bisa dimanfaatkan oleh pemudik yang betul-betul membutuhkan," tegas Aan. (Antara)

Load More