- Pelaku pembacokan mahasiswi UIN Suska Riau ditahan di Polresta Pekanbaru.
- Mahasiswa bernama Raihan tersebut menjalani penahanan di sel terpisah.
- Raihan mengakui rencana pembacokan terhadap korban sejak November 2025.
SuaraRiau.id - Raihan, mahasiswa UIN Suska Riau pelaku pembacokan terhadap rekannya, Farradhila menjalani penahanan di Polresta Pekanbaru.
Pelaku yang sempat diamankan Polsek Binawidya, kini penanganannya diambil alih Satreskrim Polresta Pekanbaru dan ditahan di sel terpisah.
Kasatreskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian Diansyah mengungkap, Raihan merencanakan pembacokan terhadap mahasiswi UIN Suska Riau sejak November 2025 lalu.
"Dari hasil pemeriksaan, pelaku R telah memiliki niat sejak November 2025 lalu untuk melakukan perbuatan tersebut. Namun baru dilaksanakan kemarin," kata Kasatreskrim dikutip dari Antara, Jumat (27/2/2026).
AKP Anggi menyebutkan pelaku juga mengakui telah mempersiapkan senjata tajam yang digunakan dalam aksi tersebut.
"Pelaku mengasah kapak dan parang yang akan dibawanya untuk melancarkan penganiayaan dan pembunuhan terhadap korban. Setelah itu ia baru menuju kampus UIN Suska," ujarnya.
AKP Anggi menjelaskan korban mengalami luka cukup serius di beberapa bagian tubuh, yakni pada kuping, kening, leher, tiga luka di punggung, serta tangan kiri. Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif.
Peristiwa pembacokan tersebut diduga dipicu persoalan pribadi terkait hubungan percintaan, namun kepolisian masih mendalami motif pasti kejadian itu melalui pemeriksaan terhadap pelaku dan saksi-saksi.
Diketahui, seorang mahasiswi UIN Suska Riau mengalami luka serius akibat dibacok oleh sesama mahasiswa di lingkungan kampus, Kamis (26/2/2026).
Salah seorang mahasiswa, Dimas, mengatakan peristiwa itu terjadi saat korban sedang menunggu giliran sidang proposal di Ruang Fakultas Syari'ah dan Hukum.
"Awalnya korban menunggu untuk sidang proposal di ruangan Fakultas Syariah dan Hukum. Kami sedang belajar di ruangan sebelah. Saat kami lihat keluar, tampak pelaku sedang membacok korban di depan ruangan. Kami tidak berani menolong karena pelaku membawa kapak," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Belasan Gajah Liar Masuk Perkebunan, Warga Lapor Damkar Pekanbaru
-
Gempar Anak Bupati Positif Narkoba, Pengedar Etomidate Ditangkap di Pelalawan
-
Jembatan Danau Bingkuang Arah Pekanbaru ke Bangkinang Ditutup
-
Heboh Pemuda Tewas Diserang Kawanan Pelaku Begal di Pelalawan
-
Anak Pejabat Riau Positif Ganja Gegara Hirup Asapnya, Amankah Pemusnahan Narkoba?