- Muncul akun Facebook yang mengatasnamakan Plt Gubri SF Hariyanto.
- Pemprov Riau menegaskan jika akun tersebut adalah bodong atau hoaks.
- Masyarakat diminta melakukan fitur report atau melaporkan akun tersebut.
SuaraRiau.id - Plt Gubernur Riau (Gubri), SF Hariyanto dicatut namanya dalam bentuk akun Facebook yang dicurigai merupakan modus penipuan yang memanfaatkan media sosial.
Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Riau, Mardoni Akrom, memberikan penegasan resmi bahwa akun tersebut sepenuhnya adalah akun bodong atau hoaks.
"Kami informasikan kepada seluruh masyarakat Riau bahwa akun Facebook yang mengatasnamakan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto adalah hoaks. Ini murni tindakan penyesatan informasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab," ujarnya, Selasa (3/2/2026).
Mardoni meminta masyarakat untuk tidak mempercayai unggahan maupun klaim yang keluar dari akun tersebut karena tidak berafiliasi sedikit pun dengan Plt Gubri secara pribadi maupun kedinasan.
Pihaknya mengimbau masyarakat yang menemukan akun tersebut di laman beranda mereka untuk segera melakukan tindakan preventif dengan mengabaikan seluruh aktivitasnya.
Lebih lanjut, masyarakat diminta aktif untuk melakukan fitur report atau melaporkan akun tersebut kepada pihak Facebook agar segera dilakukan pemblokiran secara permanen.
"Apabila Bapak dan Ibu menerima pesan pribadi (Messenger), permintaan pertemanan, atau instruksi mencurigakan yang mengatasnamakan Plt Gubernur, mohon diabaikan dan segera dilaporkan. Seluruh informasi resmi hanya kami komunikasikan melalui saluran resmi Pemprov Riau," tegas Mardoni.
Diketahui, akun mengatasnamakan SF Hariyanto tersebut menggunakan identitas yang sangat spesifik untuk meyakinkan calon korbannya, mulai dari penggunaan foto profil resmi hingga penyebutan jabatan strategis di pemerintahan daerah.
Terlihat akun dengan nama pengguna Sofyan Franyata Hariyanto itu mencantumkan keterangan profil sebagai "Wakil Gubernur Riau 2025–2030".
Penggunaan tahun periode masa jabatan tersebut diduga kuat sengaja disematkan untuk membangun narasi politik dan memberikan kesan formalitas kepada para pengguna Facebook.
Guna memperkuat profil palsunya, oknum pengelola akun tersebut juga mencantumkan detail data personal yang mendalam.
Di antaranya adalah riwayat domisili di Kota Pekanbaru serta riwayat pendidikan formal di SMA Negeri 1 Pekanbaru, bertujuan untuk mengecoh orang-orang terdekat atau rekan sejawat pejabat yang bersangkutan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Calon Komisaris-Direksi BRK Syariah Ditetapkan, Plt Gubri: Tunggu Hasil OJK
-
Tiga Wilayah Riau Kembali Dikepung Kabut Asap, Titik Panas Meningkat
-
Kembangkan Limbah Sabut Kelapa, Nasabah PNM Nyalakan Masa Depan Anak Putus Sekolah
-
Antrean Solar Masih Mengular, Pemprov Riau Surati Pertamina Minta Tambah Kuota
-
Tak Perlu Bingung Cari Money Changer, BRI Hadir di Berbagai Lokasi Strategis