- Polisi akhirnya membebaskan seorang pengusaha otomotif ternama di Pekanbaru.
- Pebisnis tersebut sempat ditangkap terkait penyalahgunaan narkotika bersama temannya.
- Polresta Pekanbaru pun menjelaskan alasan pembebasan AA yang sebelumnya ditangkap.
SuaraRiau.id - Pengusaha otomotif, AA akhirnya dibebaskan setelah ditangkap beberapa hari lalu oleh Polresta Pekanbaru terkait penyalahgunaan narkotika.
Penangkapan AA bersama 5 orang temannya sempat menghebohkan publik. Bukan tanpa alasan, AA dan seorang selebgram yang diamankan merupakan sosok yang aktif di media sosial.
Kasat Resnarkoba Polresta Pekanbaru, Kompol M Jacub Kamaru mengungkapkan alasan di balik pembebasan sang pengusaha ternama di Kota Bertuah tersebut.
"Berdasarkan hasil Tim Assesment Terpadu (TAT) yang terdiri BNN, Kejaksaan, Polri, Psikolog dan Dokter, AA ini sebagai penyalahguna. Jadi diwajibkan untuk menjalankan rehabilitasi medis sesuai rekomendasi BNN," jelas Jacub dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Minggu (25/1/2026).
Sebelumnya, AA memang ditetapkan sebagai tersangka dalam penyidikan kasus ini. Tapi kemudian, AA ditetapkan hanya sebagai penyalahguna, bukan pengedar.
"Setelah semua diperiksa. Memang semuanya adalah penyalahguna. Penyedia barang yaitu tersangka O dan IR yang saat ini sedang kita kejar. Sedangkan AA bukan sebagai pengedar," tegasnya.
Berdasarkan hasil tersebut, pihaknya mengajukan assessment rekomendasi ke BNN berdasarkan Pasal 54 UU 35 tahun 2009, Sema nomor 4 tahun 2010, Perpol 08 tahun 2021.
"Untuk masalah hasil dan perkembangan selanjutnya sudah masuk ke ranah BNN," sebutnya.
Sebelumnya, AA diringkus bersama rekan-rekannya saat penyidik Satresnarkoba Polresta Pekanbaru melakukan penggerebekan pesta narkoba di BaliView kawasan Bukit Raya.
Dalam penggerebekan, polisi mengamankan 7 orang, terdiri dari lima orang yang diduga sebagai pelaku dan 2 lainnya sebagai saksi.
Beserta sejumlah barang bukti narkotika jenis etomidate dan psikotropika pil happy five. Salah satu tersangka yang diamankan mengakui bahwa barang haram tersebut diperoleh dari AA.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Mengapa Polisi Pekanbaru Bebaskan Bos Otomotif usai Ditangkap Terkait Narkoba?
-
5 Mobil Bekas 7-Seater Punya Cicilan Ringan, Mesin Awet untuk Jangka Panjang
-
Dirut BRI Angkat UMKM sebagai Kunci Transisi Hijau dan Pertumbuhan Inklusif Dunia
-
PNS di Indragiri Hulu Jadi Pengedar Sabu, Ditangkap Bersama Temannya
-
5 Mobil Keluarga Bekas Mulai 70 Jutaan, Terkenal Irit dan Mudah Dikendarai