- Polres Bengkalis menangkap 7 tersangka dalam kasus peredaran narkoba.
- Tiga dari 7 orang tersebut merupakan anggota polisi aktif dengan pangkat bintara.
- Kapolres menyatakan akan memproses anggotanya sesuai aturan yang berlaku.
SuaraRiau.id - Polres Bengkalis mengamankan 7 orang dalam kasus peredaran narkoba di sebuah hotel di Jalan Yos Sudarso. Ironisnya, tiga orang yang pesta narkoba di antaranya merupakan anggota polisi aktif berpangkat bintara.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar menegaskan komitmennya dalam memberantas narkoba tanpa pandang bulu di wilayah hukumnya.
"Operasi penangkapan tersebut dilakukan pada Sabtu dini hari, 17 Januari 2026. Saat digerebek, ketujuh orang tersebut diduga kuat sedang menggelar pesta narkoba di dalam salah satu kamar hotel sebelum akhirnya diamankan," kata Fahrian Kamis (22/1/2026).
Ketiga oknum polisi yang terlibat berinisial Briptu MA, Brigpol PP, dan Bripda MS. Selain mengamankan para terduga pelaku, pihak kepolisian juga menyita sejumlah barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara sebagai penguat alat bukti.
Fahrian menyatakan tidak ada ruang toleransi bagi siapa pun yang terlibat dalam tindak pidana narkotika, termasuk jika pelakunya adalah anggota Polri aktif.
Kapolres memastikan bahwa seluruh pihak yang diamankan, termasuk anggotanya, akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku tanpa ada perlakuan khusus.
"Saat ini, ketiga oknum anggota tersebut bersama empat warga sipil lainnya tengah menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami peran mereka masing-masing," ungkapnya.
AKBP Fahrian menyebutkan bahwa detail lengkap mengenai pengungkapan ini akan disampaikan secara transparan kepada publik setelah pemeriksaan tuntas.
"Saya ingatkan kembali, jauhi narkoba dan fokus pada upaya perlindungan masyarakat. Kami akan terus menindak tegas segala bentuk penyalahgunaan narkotika demi membersihkan wilayah Bengkalis dari pengaruh zat terlarang tersebut," tegas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Napi Pekanbaru Kabur Dikejar ke Jakarta, Isu Iming-imingi Petugas Rp30 Juta Mencuat
-
KPK Periksa SF Hariyanto, Eks Ketua KPID Riau hingga Anggota Dewan
-
Kemunculan Harimau Bikin Panik, Sekolah di Pulau Burung Inhil Diliburkan
-
Sempat Ditangkap, Bandar Narkoba di Siak Kabur dengan Tangan Diborgol
-
Napi Narkoba Kabur Ada Kaitan dengan Pengungkapan Sabu di Bandara Pekanbaru