- Oknum polisi di Polda Riau terseret penipuan seorang ibu rumah tangga.
- Polisi berpangkat Aipda itu berdalih meminjam hingga ditotal capai Rp354 juta.
- Korban menceritakan kronologi dan meminta keadilan atas yang menimpanya.
SuaraRiau.id - Seorang oknum polisi berpangkat Aipda di Riau terseret kasus penipuan mencapai Rp354 juta terhadap ibu rumah tangga (IRT), MD.
Perkara tersebut sudah dilaporkan korban MD sejak Maret 2025 dengan nomor LP nomor: LP/B/139/III/2025/SPKT/POLDA RIAU tanggal 19 Maret 2025.
"Awalnya saya kenal dengan oknum (Aipda BS) saat bayar pajak mobil karena dia tugas di Samsat Kota Pekanbaru. Saya minta bantu bayar pajak mobil dan dia bantu," ujar korban kepada Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Jumat (16/1/2026).
MD menjelaskan jika kasus ini sudah masuk dalam tahap penyidikan dengan surat perintah penyidikan. Namun, hingga Januari 2026, belum ada kejelasan di Polda Riau.
Korban menuturkan jika sering meminta bantuan Aipda BS untuk membayar pajak mobil lainnya dan selalu dibantu hingga tersandung permasalahan.
Beberapa waktu kemudian, Aipda BS balik meminta bantuan kepada MD meminjam uang Rp30 juta untuk kenaikan pangkat di kepolisian.
"Saat itu dia bilang kalau ada kenaikan pangkat dan bayar Rp150 juta. Uang dia baru terkumpul Rp120 juta dan masih kurang Rp30 juta lagi. Nah uang Rp30 juta kemudian saya pinjamkan pakai kartu kredit saya," jelas MD didampingi suaminya.
Tidak lama setelah itu, Aipda BS kembali meminjam uang kepada MD dengan alasan yang kemarin kurang.
"Aipda BS kemudian meminjam lagi Rp25 juta. Dia sempat ngancam kalau tidak dipinjamkan yang sebelumnya dipinjamkan (Rp30 juta) hilang.Karena saya takut uang sebelumnya hangus dan hilang, terpaksa saya pinjamkan lagi kepada Aipda BS," terang MD.
Sampai akhir bulan Desember 2024 tetap tidak ada iktikad baik Aipda BS untuk mengembalikan uang yang dipinjam.
"Menjelang bulan Januari 2025, Aipda BS mengaku akan menjual mobil pribadinya dan masih kekurangan biaya Rp43 juta. Aipda BS meminta saya untuk meminjam uang ke pinjol (pinjaman online)," jelas korban.
"Awalnya saya menolak, tapi diancam uang yang dipinjam sebelumnya tidak dibayar, terpaksa saya melakukan pinjaman ke Pinjol sampai-sampai pinjol menteror saya," sambungnya.
Akhirnya, MD menjual mobil pribadinya untuk menutupi uang pinjol yang diberikan kepada Aipda BS. Menurut pengakuan MD, korban dari penipuan Aipda BS tak hanya dirinya, banyak laporan masuk ke Polda Riau terkait dugaan penipuan yang dilakukan oknum Polda tersebut.
"Saya juga dapat kabar kalau Aipda BS sudah lama tidak di Samsat dan sudah pindah ke Yanma Polda Riau.Ternyata kenaikan pangkat yang awalnya pinjam Rp30 juta itu tidak ada. Bohong semua yang disampaikan Aipda BS kepada saya," jelas MD.
Alih-alih membayar utang, Aipda BS malah membeli kendaraan unit mobil Fortuner, sementara korban harus menjual mobil demi membayar utangnya ke pihak lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
BRI Dukung Clash of Legends 2026, Hadirkan Pengalaman Sepak Bola Kelas Dunia bagi Nasabah
-
Kronologi Viral Dugaan Pelecehan di Unri: Kejadian 2025, Korban Akhirnya Speak Up
-
BRIvolution Reignite Dorong Lonjakan Segmen Commercial, Tumbuh Signifikan Double Digit
-
Dugaan Pelecehan Mahasiswi Terjadi Lagi di Unri, Dokter Klinik Kampus Terseret
-
Pemprov Riau Segera Legalkan Izin Tambang Rakyat di Kuansing