- PT Pertamina Hulu Rokan mengadakan pelatihan vokasi servis AC.
- Pelatihan ini sebagai upaya wirausahawan mandiri yang berdaya saing.
- Selama 25 hari, para peserta digembleng dengan kurikulum intensif.
SuaraRiau.id - Di tengah tantangan dunia kerja yang kian kompetitif, harapan baru tumbuh bagi generasi muda Kabupaten Siak. PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan hadir menciptakan tenaga terampil melalui program VOKASIAK atau Pelatihan Vokasi Servis AC.
Program ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan sebuah ikhtiar untuk mengubah pemuda dan pemudi Siak menjadi wirausahawan mandiri yang berdaya saing.
Bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Siak, program ini melibatkan 19 peserta terpilih berasal dari desa-desa Ring 1 wilayah operasi PHR meliputi: Minas Jaya, Minas Barat, Minas Timur, dan Mandiangin.
Menariknya, antusiasme tidak hanya datang dari kaum pria, beberapa peserta perempuan turut serta membuktikan bahwa keahlian teknis tidak mengenal batasan gender.
Selama 25 hari, para peserta digembleng dengan kurikulum intensif yang mencakup teori dan praktik perawatan pendingin udara (AC) sesuai standar kompetensi kerja nasional.
Program VOKASIAK lahir dari pendekatan berbasis data. Berdasarkan survei kebutuhan pelatihan yang dilakukan oleh BLK Siak, jasa servis AC menjadi bidang yang paling diminati sekaligus memiliki peluang pasar yang tinggi di Siak.
Lebih dari sekadar ilmu, modal alat untuk berdikari sebagai bentuk dukungan penuh, PHR juga menyerahkan bantuan peralatan servis AC lengkap kepada setiap peserta seperti manifold double value, tang ampere digital value, toolbox besi 2T dan peralatan lainnya.
Bantuan ini diharapkan menjadi modal awal bagi peserta untuk membuka peluang usaha mandiri, meningkatkan produktivitas, serta mempercepat proses transisi dari pelatihan menuju dunia kerja yang berkelanjutan.
"Program VOKASIAK merupakan bagian dari komitmen PHR melalui Community Involvement and Development (CID) dalam menciptakan dampak nyata. Kami tidak hanya membekali keterampilan teknis, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi melalui dukungan peralatan kerja agar peserta bisa langsung membuka peluang usaha," ujar Manager CID PHR Zona Rokan, Iwan Ridwan Faizal.
Program VOKASIAK mendapat apresiasi Pemerintah Kecamatan Minas. Sekretaris Camat Minas, Rudi Hartono, menyebut langkah PHR sebagai terobosan strategis dalam menciptakan generasi muda yang kompeten dan berdaya saing.
"Kami berharap para lulusan program vokasi ini dapat bertanggung jawab dan mandiri. Program ini adalah langkah penting dalam menyiapkan tenaga kerja siap pakai yang mampu berkontribusi langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat di Minas," harapnya.
Setelah lulus dari program ini, PHR dan BLK Siak akan terus melakukan monitoring terhadap perkembangan dan pencapaian peserta. Bahkan, dua peserta Mukhlis dan Maslia telah mendapatkan pesanan servis AC kurang lebih 40 unit di Kampung Mandiangin dengan potensi pendapatan sebesar Rp3,2 juta rupiah.
Harapan untuk masa depan juga mengalir dari para peserta. Salah satu perwakilan peserta mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepedulian PHR dalam mendorong peningkatan kapasitas pemuda lewat pelatihan vokasi ini.
"Semoga dengan sertifikasi dan peralatan ini, keterampilan kami meningkat dan kami bisa membuka masa depan yang lebih baik. Kami juga mendoakan agar operasional PHR berjalan lancar dan penuh keberkahan karena telah peduli pada masa depan kami," ungkapnya.
Hal serupa disampaikan Muhammad Ihsan dari Minas Jaya, yang merasa sangat beruntung mendapat kesempatan mengikuti pelatihan servis AC.
"Semoga bermanfaat bagi saya dan teman-teman yang lain. Tentunya keterampilan ini menjadi bekal untuk dapat lebih mandiri kedepannya," ucapnya.
Melalui Program VOKASIAK, pelatihan vokasi servis AC tidak hanya menghasilkan tenaga dan peningkatan teknis terampil, tetapi juga membuka potensi dampak ekonomi yang berkelanjutan.
Dengan kompetensi dan dukungan peralatan kerja, peserta memiliki peluang untuk memasuki pasar kerja, meningkatkan produktivitas, serta mengembangkan usaha jasa servis AC secara mandiri di lingkungan tempat tinggalnya.
PHR hadir tidak hanya mencetak tenaga teknis terampil, tetapi juga menanam benih kemandirian ekonomi yang berkelanjutan di Kabupaten Siak. Dengan kompetensi dan peralatan, 19 pemuda-pemudi Siak kini siap mendinginkan suasana sekaligus memanaskan roda ekonomi keluarga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Pemprov Riau Kumpulkan Investor Nasional untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah
-
Jadwal dan Jam Kerja ASN di Riau Selama Ramadan 2026
-
Tak Hanya Pajak, Riau Cari Potensi Retribusi untuk Dongkrak PAD 2026
-
Plt Gubri SF Hariyanto Diperiksa KPK Terkait Aliran Uang Abdul Wahid
-
Pengungsi Rohingya Meninggal di Kamp Pekanbaru, Sempat Tanya soal Bantuan