Tangkapan layar viral video bernarasi debt collector lepaskan tembakan di Pekanbaru. [Ist]
Baca 10 detik
- Sebuah video bernarasi debt collector melepas tembakan viral di medsos.
- Disebutkan, peristiwa tersebut terjadi di Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru.
- Polisi menyebut jika sosok yang melepaskan tembakan bukan debt collector.
"Saya bukan debt collector, saya profesional di salah satu dealer mobil. Yang menyerang tiba-tiba itu orang yang punya utang kepada saya, sudah lebih dari setahun. Saat ditagih, satu kampung yang datang," tulisnya, sembari meminta izin untuk meluruskan informasi yang beredar.
Hingga saat ini, Satreskrim Polresta Pekanbaru masih melakukan pendalaman guna memastikan kronologi lengkap peristiwa serta menindaklanjuti dugaan tindak pidana yang mungkin terjadi.
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak mudah berspekulasi dan menunggu hasil resmi penyelidikan.
Kontributor : Rahmat Zikri
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Changan Automobile: Industri Mobil Pintar Bertenaga Energi Terbarukan
-
Chongqing 1949, Pertunjukan Sejarah Berbalut Teknologi Canggih
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar
-
Polisi Tetapkan Tersangka Karhutla 180 Hektare di Bengkalis
-
Abdul Wahid Terjerat Dugaan Korupsi, UAS: Aku Akan Tetap Membelamu