Tangkapan layar viral video bernarasi debt collector lepaskan tembakan di Pekanbaru. [Ist]
Baca 10 detik
- Sebuah video bernarasi debt collector melepas tembakan viral di medsos.
- Disebutkan, peristiwa tersebut terjadi di Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru.
- Polisi menyebut jika sosok yang melepaskan tembakan bukan debt collector.
"Saya bukan debt collector, saya profesional di salah satu dealer mobil. Yang menyerang tiba-tiba itu orang yang punya utang kepada saya, sudah lebih dari setahun. Saat ditagih, satu kampung yang datang," tulisnya, sembari meminta izin untuk meluruskan informasi yang beredar.
Hingga saat ini, Satreskrim Polresta Pekanbaru masih melakukan pendalaman guna memastikan kronologi lengkap peristiwa serta menindaklanjuti dugaan tindak pidana yang mungkin terjadi.
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak mudah berspekulasi dan menunggu hasil resmi penyelidikan.
Kontributor : Rahmat Zikri
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Anggota TNI AU Pekanbaru Tewas Diduga Dianiaya, Personel Lain Diperiksa
-
PPPK Paruh Waktu Pemkot Pekanbaru Berpeluang Jadi Penuh Waktu
-
Herri Pras Sudah Minta Maaf, Laporan Dugaan Hina Ulama Tetap Berlanjut
-
Tanggapan Kapolda Riau soal Laporan Konten TikTok yang Catut SF Hariyanto
-
Akun TikTok Dipolisikan, Tuduh SF Hariyanto Komentari Eks Kapolri Sadap Presiden