- Sutikno resmi menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau
- Dia menggantikan Akmal Abbas, yang memasuki masa purna tugas
- Sutikno pernah menceritakan awal bergabung dengan Kejaksaan
SuaraRiau.id - Sosok Sutikno resmi menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, berdasarkan Keputusan Jaksa Agung RI Nomor: 854 Tahun 2025 tanggal 13 Oktober 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia.
Sutikno menggantikan Akmal Abbas, yang sebelumnya telah memasuki masa purna tugas dari Korps Adhiyaksa tersebut.
Pada Senin (27/10/2025), Sutikno menjalankan tugas hari pertama di lingkungan Kantor Kejati Riau. Ia turun langsung meninjau kondisi sarana dan prasarana di kantor yang dipimpinnya.
Sutikno ingin memastikan seluruh perangkat penunjang operasional berjalan optimal sehingga kinerja pegawai dapat semakin maksimal.
Dia pun berinteraksi dengan para pegawai di berbagai bidang menanyakan kondisi aktual serta kebutuhan fasilitas yang diperlukan agar pelayanan kepada masyarakat bisa semakin baik.
Lantas siapakah Sutikno, Kepala Kejati Riau yang baru?
Sutikno bukanlah sosok yang asing di Kejaksaan Agung (Kejagung). Sebelumnya, dia diketahui menjabat sebagai Direktur Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung.
Salah satu prestasi Sutikno dalam menjalankan tugasnya yakni penyitaan uang negara senilai Rp 11,8 triliun terkait perkara korupsi ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan langkah tersebut tercatat sebagai penyitaan terbesar dalam sejarah Kejaksaan.
Pria asal Jawa tersebut pernah menjabat sebagai Asisten Pidana Umum (AsPidum) di Kejati Sumatera Selatan.
Sutikno dikenal dengan gaya penegakan hukum yang tegas, berani, dan transparan, terutama dalam kasus korupsi.
Kepada media, dia pernah menceritakan awal bergabung dengan institusi Kejaksaan. Ternyata, ia tak sengaja bergabung di Korps Adhiyaksa.
Hal tersebut bermula dari Sutikno yang melihat banyak mafia tanah yang berada di wilayah tempat tinggalnya.
Atas dasar itu, dia bertekad kuat untuk menegakkan keadilan, akhirnya dirinya resmi bergabung dengan Institusi Kejaksaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Ekonomi Riau Capai Rp351 Triliun, Terbesar Keenam Nasional
-
Agung Nugroho Rotasi 8 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Berikut Daftar Namanya
-
Dikaitkan Skandal Penyadapan Presiden, Pihak Abdul Wahid Laporkan Akun TikTok
-
Polda Riau Ungkap Bisnis Pupuk Palsu Puluhan Ton, Petani Sawit Jadi Korban
-
Jenderal Listyo Tersangka Penyadapan Presiden, Pernah Diberi Anugerah Adat LAM Riau