Riau dapat jatah 13 sapi kurban Presiden
Diketahui sebelumnya, Provinsi Riau mendapatkan jatah sebanyak 13 ekor sapi kurban sebagai bantuan dari Presiden Prabowo Subianto.
Nantinya, setiap kabupaten dan kota di Riau akan menerima satu ekor sapi kurban, termasuk satu ekor untuk tingkat provinsi.
Usulan ini telah disampaikan ke pemerintah pusat melalui Sekretariat Presiden dan Kementerian Pertanian. Proses seleksi pun sudah dilakukan secara ketat oleh tim dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Riau.
"Setiap kabupaten dan kota kami minta mengajukan dua ekor sapi terbaik. Kemudian, tim kami menilai berdasarkan kondisi kesehatan, kelengkapan dokumen SKKH (Surat Keterangan Kesehatan Hewan), dan bobot tubuhnya," ujar Plt Kepala Bidang Produksi Peternakan, Dinas PKH Riau, Elyan Buzra, Rabu (21/5/2025).
Dari hasil seleksi itu, terpilih satu ekor sapi terbaik dari masing-masing daerah, sehingga terkumpul 12 sapi kabupaten/kota.
Ia menyampaikan, satu ekor sapi dengan bobot paling tinggi di antara mereka kemudian dipilih menjadi wakil Provinsi Riau untuk kurban bantuan Presiden.
Total 13 sapi yang sudah terpilih itu telah diajukan ke Sekretariat Presiden. Elyan menyebutkan, seluruh proses dilakukan sesuai dengan kriteria dan standar yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.
"Rencananya, tim dari Sekretariat Kepresidenan akan datang ke Riau pada 27 Mei 2025. Semua peternak yang sapinya terpilih akan dikumpulkan di Pekanbaru untuk melengkapi administrasi," jelasnya.
Baca Juga: Bagong, Sapi Kurban Presiden Prabowo untuk Masyarakat Pekanbaru
Dengan adanya bantuan hewan kurban ini, diharapkan perayaan Idul adha tahun ini di Riau semakin semarak dan penuh makna, sekaligus menjadi bentuk perhatian Presiden terhadap daerah.
Tag
Berita Terkait
-
263 Napi Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan, Terbanyak Asal Riau!
-
Jaringan PMI Ilegal ke Malaysia Terbongkar, 68 Orang Berhasil Diselamatkan
-
Kapolda Riau Minta Maaf di Tengah Masyarakat Panipahan, Tegaskan Evaluasi Menyeluruh
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba
-
5 Fakta Kasus Pemerasan Gubernur Riau: dari OTT hingga Ajudan Jadi Tersangka
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Luas Karhutla 2026 Sudah Capai 52 Ribu Hektare, Riau Salah Satu Terbesar
-
Rombongan Pertama Calon Haji asal Pekanbaru Berangkat ke Tanah Suci
-
Menteri Hanif Datangi TPA Muara Fajar Pekanbaru Lihat Teknologi Methane Capture
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Group Perluas Inklusi Keuangan hingga Akar Rumput
-
Kasus Korupsi Haji: Bos Travel asal Pekanbaru Mangkir dari Panggilan KPK