SuaraRiau.id - Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal resmi digantikan Irjen Pol Herry Heryawan dalam rotasi jabatan yang resmi diteken Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Irjen Pol Mohammad Iqbal telah memimpin Riau selama lebih dari tiga tahun. Ia dimutasi menjadi Perwira Tinggi (Pati) Baharkam Polri untuk penugasan di DPD RI.
Dalam kepemimpinannya selama lebih dari tiga tahun, Iqbal dikenal sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat. Pendekatan humanis menjadikannya sosok yang familiar di Bumi Lancang Kuning.
Irjen Iqbal juga sempat menjadi sorotan karena disebut menjadi Kapolda terkaya di Indonesia. Bahkan kekayaannya mengalahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) mencatat nilai asetnya mencapai Rp23,8 miliar. Kekayaannya itu sebagian besar berasal dari aset berupa tanah dan bangunan.
Profil Mohammad Iqbal
Mohammad Iqbal lahir di Tanjung Sakti, Lahat, Sumatera Selatan pada 4 Juli 1970. Ia lulus dari Akademi Kepolisian saat usianya menginjak 21 tahun dan berasal dari Korps Lalu Lintas.
Karier Iqbal sebagai Kapolda Riau sejak 17 Desember 2021, setelah sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Nusa Tenggara Barat.
Iqbal yang merupakan lulusan PTIK tahun 2000 ini pernah menjadi Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri dan Kabid Humas Polda Metro Jaya.
Baca Juga: Riau Bhayangkara Run 2024: Kemeriahan hingga Duka Gugurnya Polisi yang Berjaga
Dengan pengalamannya sebagai Humas, pada 9 November 2018, Wakapolda Jatim ini memperoleh promosi sebagai Kepala Divisi Humas Polri.
Perwira yang berpengalaman di bidang lalu lintas ini mengawali kariernya sebagai Pamapta Polresta Banjarmasin Polda Kalselteng. Ia sempat menjabat posisi Wakasatlantas Polresta Banjarmasin.
Iqbal kemudian ditunjuk sebagai Guru Muda I Pusdik Lantas Polri Serpong, Tangerang. Usai empat tahun menduduki posisi itu, ia mendapat promosi sebagai Kasatlantas Poltabes Pekanbaru di tahun 2000.
Selang 3 tahun, Iqbal kemudian dipindahtugaskan ke Riau dengan posisi Wakapolresta Dumai. Sejak itu, jabatan-jabatan strategis kerap diembannya, seperti Kasatlantas Polwiltabes Surabaya Polda Jatim, Kapolres Gresik Polda Jatim, Kapolres Sidoarjo Polda Jatim, dan Kapolrestabes Surabaya Polda Jatim.
Irjen Herry Heryawan
Sementara itu, Kapolda Riau yang baru Irjen Herry Heryawan merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1996.
Berita Terkait
-
Belasan Polisi Polda Riau Dipecat Tak Hormat karena Pelanggaran Berat, Nama-namanya Dirilis ke Media
-
Orasi di Hadapan 1.000 Siswa, Kapolda Riau: Generasi Muda Adalah Kunci Menjaga Alam dan Masa Depan
-
Rilis Akhir Tahun 2025 Polda Riau: Kejahatan Anjlok, Perang Lawan Perusak Lingkungan Makin Sengit
-
Gebrakan Hijau Polda Riau: Tanam 21.000 Pohon, Cetak 311 Ketua OSIS Jadi Pelopor Lingkungan
-
Merasa Terlindungi, Barang Pemberian Kapolda Herry Heryawan Bikin Penyandang Tunarungu Ini Terharu
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Ribuan Paket Sembako Didistribusikan BRI bagi Warga Desa Angseri dan Desa Sarimekar di Bali
-
Pria di Pekanbaru Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Dianiaya Senjata Tajam
-
Pemerintah Hadir bagi Masyarakat, BRI Berangkatkan 12.352 Pemudik dengan 238 Bus
-
Muhammadiyah Pekanbaru Gelar Salat Id pada 20 Maret, Ini Daftar Lokasinya
-
Puluhan Dokter Spesialis di RSUD Siak Ancam Mogok Kerja, Kenapa?