SuaraRiau.id - Seorang pria di Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis menjadi terduga pelaku kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menyebabkan istrinya meninggal dunia.
Tersangka RR (36) ditangkap Tim Reskrim Polsek Mandau di rumahnya di Desa Balai Makam, Bathin Solapan pada Kamis (9/1/2025) pagi.
Kapolsek Mandau AKP Primadona mengungkapkan, tersangka mengakui bahwa telah melakukan kekerasan fisik terhadap sang istri DM (39).
"Saat diinterogasi, RR mengakui perbuatannya dan mengungkapkan bahwa dirinya terlibat dalam kekerasan fisik terhadap istrinya yang berujung pada kematian korban. Pelaku kini telah diamankan di Mapolsek Mandau untuk proses penyidikan lebih lanjut," ujar Kapolsek dikutip dari Antara.
Kronologis kejadian bermula saat pelaku dan korban terlibat pertengkaran di rumah mereka hingga akhirnya berujung korban meninggal dunia. Korban dianiaya di depan sang anak.
Peristiwa ini diketahui setelah keluarga korban membawa korban ke Rumah Sakit Permata Hati. Pelapor, Rahmat Hidayat (38), menyaksikan langsung kondisi korban yang telah meninggal dunia di rumah sakit tersebut.
Dalam kasus ini, RR akan dijerat dengan Pasal 44 Ayat 3 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, juncto Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. Hukuman berat menanti pelaku atas tindakannya yang menyebabkan hilangnya nyawa korban.
"Kami akan memastikan proses hukum berjalan dengan transparan dan sesuai aturan," ujar AKP Primadona.
Dia juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap kasus KDRT demi mencegah kejadian serupa.
Baca Juga: Anggota Polresta Pekanbaru Akhirnya Divonis Bersalah Terkait Kasus KDRT
Kasus ini menjadi pengingat penting akan bahaya kekerasan dalam rumah tangga yang dapat berujung pada kehilangan nyawa.
Masyarakat diharapkan lebih peka terhadap lingkungan sekitar untuk membantu mencegah tindakan kekerasan semacam ini terjadi lagi. (Antara)
Berita Terkait
-
Na Daehoon Bantah Tudingan Lakukan KDRT pada Jule: Tidak Pernah Sekalipun!
-
Ketika Rumah Tak Lagi Ramah: Anak yang Tumbuh di Tengah Riuh KDRT
-
Cekcok Ponsel Berujung KDRT Brutal di Sawangan, Polisi Langsung Amankan Pelaku!
-
Tak Terima Kasus KDRT Diungkit Lagi, Rizky Billar Bakal Tempuh Jalur Hukum?
-
Lebih dari Sekadar Slogan: Urgensi Membangun Ruang Aman bagi Perempuan
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
Terkini
-
Meramu Bahan Kimia Surfaktan untuk Rokan
-
Kakak Beradik asal Sumbar Meninggal usai Terlindas Truk di Kampar
-
Klaim Air Sinkhole di Sumbar Bisa Menyembuhkan, Ternyata Mengandung Bakteri E-Coli
-
5 HP Snapdragon 680 Harga 2 Jutaan, Kamera Jernih dan RAM Besar
-
4 City Car Toyota Bekas untuk Wanita atau Orang Tua: Irit dan Bertenaga!