Scroll untuk membaca artikel
Eko Faizin
Selasa, 31 Desember 2024 | 09:19 WIB
Salah satu kegiatan pemboran PHR di Wilayah Kerja Rokan. [Dok PHR]

PHR berencana untuk terus mengembangkan dan menyempurnakan HAZZ Equation agar dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi industri minyak dan gas (migas) Indonesia.

Lapangan Minas merupakan salah satu ladang minyak paling besar dan produktif di Indonesia. Setelah ditemukan pada tahun 1941 dan mulai diproduksikan sejak tahun 1954, area yang memiliki luas 67,28 km persegi di Provinsi Riau ini telah menghasilkan lebih dari 2,75 miliar barel minyak mentah. 

Meski lapangan Minas telah beroperasi lebih dari 80 tahun, namun para perwira-atau Pertamina Wira, sebutan untuk pekerja Pertamina-terus melakukan berbagai inisiatif dan inovasi. 

Mulai dari digitalisasi ribuan data sumur lama, penerapan manajemen reservoir tingkat lanjut (Advanced Reservoir Management) hingga kalkulasi ulang data sumur-sumur lama menggunakan Artificial Intelligence (AI).

Baca Juga: Diikuti 73 Sekolah, Ini Pemenang Kompetisi STEM PHR 2024

Load More