SuaraRiau.id - Harga tiket pesawat pasca Hari Raya Idul Fitri 1446 H atau arus balik Lebaran untuk rute Pekanbaru-Jakarta melonjak drastis.
Penerbangan hanya tersedia mulai Kamis 10 April 2025, sementara tiket pesawat tanggal 6 – 9 April sudah tidak tersedia.
Dilihat dari aplikasi Traveloka, Minggu (6/4/2025), harga tiket pesawat pada 10 April dari Rp6 jutaan hingga Rp8 jutaan.
Penerbangan tersebut via Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru ke Bandara Soekarno-Hatta Banten. Sedangkan maskapai yang melayani rute tersebut hanya Batik Air dan Garuda Indonesia.
Padahal, harga tiket pesawat rute Pekanbaru ke Jakarta menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025 stabil di kisaran harga Rp900 ribu hingga Rp1 jutaan, Rabu (29/3/2025).
Puncak arus balik jalur udara 7 April 2025
Sementara itu, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memprediksi puncak arus balik libur Lebaran Idul Fitri 1446 H di 37 bandara penerbangan di Indonesia terjadi pada 6-7 April 2025.
Direktur Utama InJourney Airports Faik Fahmi di Tangerang mengatakan, pada Jumat (28/3/2025) sebagai puncak arus mudik Lebaran contohnya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten secara kumulatif mencapai sekitar 148.000 orang.
Penumpang yang melintas rata-rata per harinya sejak 21 sampai 28 Maret lalu yakni tercatat 155.000 orang.
"Dan pada 28 Maret itu lah khusus puncak arus mudik sebelum periode perayaan Lebaran," jelas Fahmi beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Tiket Bus Arus Balik di Terminal Pekanbaru Habis Terjual, Kebanyakan ke Jawa
Ia mengungkapkan, pada periode masa angkutan mudik Lebaran ini seluruhnya telah berjalan baik dan aman.
Khusus di Bandara Soetta seluruh layanan di Terminal baik 1, 2 dan 3 dibuka untuk melayani angkutan mudik tersebut.
"Kita lihat kondisi sekarang ini kelihatan sudah rapih, tidak ada peningkatan. Padahal kalau kita bandingkan dengan tahun sebelumnya ini sudah meningkat sebesar 4,9 persen, bahkan kalau kita bandingkan periode sebelum Covid-19 itu naiknya 9 persen. Nah dulu dengan angka segitu sangat padat sekali," katanya.
Fahmi mengungkapkan jika perubahan tata kelola ini terjadi karena ada peningkatan manajemen lebih baik seperti beberapa layanan maskapai dipindahkan secara merata ke Terminal lain untuk mengurai penumpukan penumpang selama arus mudik Lebaran tersebut.
"Dulu maskapai Citilink ada di Terminal 3, sekarang dipindah ke 1B. Dulu pemberangkatan jamaah umrah di Terminal 3 sekarang di 2F. Jadi manajemen bisa berjalan baik," ujarnya.
Dalam hal ini, PT Angkasa Pura Indonesia juga memastikan kesiapan fasilitas layanan di 37 bandara dalam menghadapi arus balik angkutan Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah sejak 2 April 2025.
"Setelah arus mudik yang berjalan lancar, kini InJourney Airports memasuki periode arus balik. Kami memastikan kesiapan di setiap titik layanan baik di area keberangkatan maupun kedatangan agar seluruh proses di bandara berjalan baik," paparnya.
Berita Terkait
-
Mau Liburan Lebih Hemat? Coba Ubah Poin yang Terkumpul Jadi Tiket Pesawat
-
Cerita Komika Malaysia Terjebak di Jakarta karena Erupsi Anak Krakatau, Terpaksa ke KL dari Yogya
-
Pramono Anung Beri Sinyal Harga Tiket Masuk Ragunan Bakal Ada Penyesuaian
-
Cara Refund Tiket Pesawat di Traveloka dan Tiket.com Imbas Erupsi Krakatau
-
Kemenhub Pastikan Tiket Pesawat Naik Menjadi 8 Persen Gegara Avtur
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari
-
Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit
-
Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat
-
Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga
-
KPK Periksa Kepala BPK Riau Terkait Kasus Suap Pengondisian Hasil Audit