SuaraRiau.id - Dinas Tenaga Kerja Riau menindaklanjuti kasus kecelakaan kerja sopir truk pengangkut crude palm oil (CPO) di PT Pacific Indopalm Industries Kota Dumai yang tewas, Kamis (1/8/2024).
Korban dikabarkan meninggal dunia dilindas kendaraan yang dikemudikannya. Untuk memastikan persoalan kecelakaan kerja ini, penyidik Dinas Tenaga Kerja Riau melakukan pendalaman.
Kadis Pengawasan Tenaga Kerja (Wesnaker) Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Riau, Bayu Surya mengatakan, sesuai informasi yang diterima pihaknya kecelakaan kerja itu terjadi akibat kelalaian sang sopir itu sendiri. Sebab, yang bersangkutan disebut tidak mengikuti SOP saat bekerja.
"Itu keterangan yang disampaikan pihak perusahaan. Namun, kita tidak menerima keterangan itu begitu saja. Untuk memastikannya, kita menurunkan 2 pengawas, satu tingkat Madya dan satu lagi tingkat Pratama. Petugas ini yang sekarang sedang melakukan penyelidikan," sebutnya.
Saat ditanya kapan hasil penyelidikan akan didapat, pihaknya belum bisa memastikan akan keluar dalam waktu dekat ini.
Sebab, petugas Dinas Tenaga Kerja Riau akan melakukan olah TKP sekaligus meminta keterangan dari saksi yang mengetahui peristiwa itu. Termasuk mengumpulkan data dari rekaman CCTV di lokasi kejadian dan aspek lainnya.
"Terkait jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan, pihak keluarga korban sudah bisa mengklaimnya. Begitu pula santunan dari pihak perusahaan. Ini juga termasuk yang kami kawal, supaya hak keluarga korban tidak terabaikan," kata Bayu.
Saat ini, pihak Dinas Tenaga Kerja Riau fokus kepada pendalaman dan penyelidikan kasus kecelakaan kerja tersebut.
"Kalau hasilnya sudah keluar, secepatnya akan kami publikasikan," ungkap dia.
Baca Juga: Kecelakaan Kerja di Indopalm Dumai, Sopir Truk Tangki CPO Dikabarkan Tewas
Berita Terkait
-
Jaringan PMI Ilegal ke Malaysia Terbongkar, 68 Orang Berhasil Diselamatkan
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Gerak Cepat, BPJS Ketenagakerjaan Penuhi Hak Beno Prasetio yang Wafat Dalam Kecelakaan Kerja
-
Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Demi Jadi PMI Ilegal di Malaysia, Puluhan Orang Rela Bayar hingga Rp16 Juta
-
Kronologi Debt Collector Keroyok Warga di Kedai Kopi Pekanbaru
-
Gerombolan Debt Collector Beringas Ditangkap usai Aniaya Warga Pekanbaru
-
5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Wanita Pemula, Trendy Dipakai Harian
-
Luas Karhutla 2026 Sudah Capai 52 Ribu Hektare, Riau Salah Satu Terbesar