SuaraRiau.id - Juru parkir (jukir) menyasar area Jalan Air Dingin Marpoyan Damai, Pekanbaru meski wilayah tersebut dinilai berada dekat pemukiman warga.
Tukang parkir menarik retribusi hampir di tiap tempat usaha yang ada di jalan dekat Kampus Universitas Islam Riau (UIR) tersebut. Tak sedikit masyarakat, terutama mahasiswa mengeluhkan kondisi ini.
"Banyak ya jukir di Jalan Air Dingin ini. Setiap tempat kita berhenti ada terus, padahal lahan parkir tempat kita belanja tidak terlalu luas dan tidak jauh. Seperti saat membeli nasi ampera," terang mahasiswa, Arul kapada Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Rabu (19/6/2024).
Dinas Perhubungan Pekanbaru menegaskan bahwa aktivitas parkir tidak diperkenankan di jalan lingkungan karena pungutan parkir hanya bisa berlangsung di ruang milik jalan (rumija). Aturan tersebut sesuai Perda No 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
"Yang membahas jalan lingkungan yakni seperti jalan-jalan di gang-gang, organisasi, lebar jalan tidak lebih dari 4 meter, kecepatan kendaraan hanya 10-30 kilometer/jam," jelas Kepala UPT Perparkiran Dinas Perhubungan Pekanbaru, Radinal Munandar.
Masyarakat tak perlu membayar retribusi atau tarif parkir di jalan yang masuk dalam kategori jalan lingkungan/perumahan. Apalagi saat ini tidak ada lagi juru parkir yang ditempatkan di jalan lingkungan atau pada pelaku usaha dekat perumahan warga.
Menurut Radinal, pihaknya akan berkoordinasi dengan bidang Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRL) untuk meninjau lokasi mana saja yang masuk dalam jalan lingkungan yang tidak diperbolehkan adanya petugas parkir.
Dinas Perhubungan juga akan melakukan razia menertiban selain memantau layanan parkir melalui CCTV di titik yang padat kendaraan di Kota Pekanbaru.
"Kami bersama dengan Dishub bidang MRL akan saling berkoordinasi di mana saja yang dimaksud jalan-jalan lingkungan, karena mereka yang mengetahui jalan-jalan lingkungan tersebut," tegas Radinal.
Baca Juga: Terungkap Alasan Sopir Habisi Nyawa Pensiunan BUMN di Pekanbaru
Berita Terkait
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Changan Automobile: Industri Mobil Pintar Bertenaga Energi Terbarukan
-
Chongqing 1949, Pertunjukan Sejarah Berbalut Teknologi Canggih
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar
-
Polisi Tetapkan Tersangka Karhutla 180 Hektare di Bengkalis
-
Abdul Wahid Terjerat Dugaan Korupsi, UAS: Aku Akan Tetap Membelamu