SuaraRiau.id - Sempat dirawat selama enam hari karena keracunan, seorang ibu rumah tangga (IRT) asal Rokan Hilir, DM (27) dinyatakan meninggal dunia.
Kapolres Rokan Hilir AKBP Andrian Pramudianto mengatakan sebelum meninggal, kepada keluarganya korban sempat mengaku nekat minum racun karena sering disiksa sang suami AZ (25).
"Awalnya, korban muntah-muntah di rumahnya dan dilarikan ke klinik hingga akhirnya dirujuk ke Pekanbaru," katanya, Rabu (19/6/2024).
Kapolres Andrian mengatakan, korban menenggak racun pada Senin (10/6/2024) dan dinyatakan meninggal dunia pada Selasa 18 Juni sekitar pukul 10.30 WIB.
Andrian menjelaskan, korban sempat bercerita ke kakak kandungnya bahwa sang suami jahat sekali kepadanya. Bahkan korban sempat menunjukkan bekas luka lebam di tubuhnya.
Karena kondisi korban semakin mengkhawatirkan, lalu keluarga merujuknya ke Pekanbaru dengan kondisi ginjal korban sudah bengkak.
"Korban sempat mendapat perawatan selama 6 hari. Keterangan dari dokter bahwa di dalam tubuh korban terdapat racun. Lalu pada Sabtu 15 Juni 2024 sekitar pukul 23.30 WIB, suami dan keluarga korban meminta agar korban dibawa pulang dan dirawat jalan," jelasnya.
Pada Minggu (16/6/2024) sekitar pukul 06.00 WIB, korban sudah sampai di rumah. Namun sekitar pukul 15.00 WIB dinyatakan meninggal dunia.
Atas kejadian tersebut, keluarga korban tidak terima dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pujud.
Baca Juga: Curi Besi Pertamina, Oknum ASN Pemkab Rokan Hilir Ditangkap
Kemudian Unit Reskrim Polsek Pujud tiba ke TKP dan membawa korban untuk dilakukan otopsi di RS Bhayangkara Polda Riau di Pekanbaru.
"Setelah dilakukan pemeriksaan saksi, olah TKP dan hasil otopsi, penyidik menetapkan suami korban sebagai tersangka kekerasan dalam rumah tangga," tegas Andrian.
Kontributor: Rahmat Zikri
Berita Terkait
-
BGN Bantah 400 Siswa Keracunan MBG di Dramaga Bogor: yang Benar 40
-
Catatan Kritis untuk Program MBG yang Sudah Berjalan 646 Hari Lebih
-
Dugaan Pelanggaran HAM dalam Program MBG, Apa Saja Masalahnya?
-
Awas Keracunan, Perhatikan 5 Ciri Penting Ini Sebelum Menjadikan Tanaman Liar Sebagai Makanan
-
Gibran Makin Rajin Muncul di Krisis MBG, Respons Pemerintah atau Bangun Citra Politik?
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta
-
Ketua Ormas PP Siak Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Polisi Terbitkan Surat Penahanan
-
Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang
-
Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik
-
Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak