SuaraRiau.id - Antrean panjang kendaraan terutama roda empat terjadi di Pelabuhan Penyeberangan Kota Dumai menuju Pulau Rupat, Bengkalis atau arah sebaliknya.
Kasi operasional UPT wilayah I Dinas Perhubungan Riau, Riki Arianda mengatakan, kepadatan arus penyeberangan tersebut sudah terjadi pada H+ 2 Lebaran atau pada Kamis (11/4/2024) kemarin. Ia menyampaikan saat itu mulai banyak masyarakat yang akan menyeberang ke Pulau Rupat untuk berwisata.
Dia menjelaskan untuk melayani masyarakat yang akan menyeberang pihaknya memberlakukan jam operasional kapal mulai pukul 07.00-23.00 WIB. Pihaknya bisa menyeberangkan sebanyak 230 mobil dan 1.000 sepeda motor.
"Kapasitas kami per hari itu ada 230 mobil dan 1.000 motor. Namun, memang yang datang saat ini bisa lebih dari itu, karena itu terjadi antrean cukup panjang," sebut Riki.
Menurutnya, untuk meningkatkan pelayanan, pada tahun ini pihaknya juga sudah menambah satu unit kapal. Total kapal yang melayani penyeberangan sebanyak empat unit, namun pelabuhan yang dimiliki hanya ada satu.
"Tahun ini kami sudah menambah satu unit kapal, jadi total semua ada empat kapal," jelas dia.
Agar arus penyeberangan tidak semakin adat, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk dapat mengatur jadwal kepulangan. Pasalnya sisa cuti bersama Lebaran tahun ini masih ada dua hari lagi.
"Kami imbau masyarakat atur jadwal kepulangan. Kalau cuti bersama sampai Senin, jangan semua pulang hari Senin. Maka nantinya akan semakin padat. Kemudian masyarakat juga hendaknya ikuti arahan petugas serta membawa bekal makanan yang cukup saat mengantre," pesan Riki.
Berita Terkait
-
Kenapa Muharram Identik dengan Anak Yatim? Ini Sejarah dan Keutamaannya
-
Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?
-
Jaringan PMI Ilegal ke Malaysia Terbongkar, 68 Orang Berhasil Diselamatkan
-
Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia
-
Lebaran Berkah! BI Ramal Penjualan Eceran Maret 2026 Melesat 9,3 Persen
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
96 Anak di Pekanbaru Jadi Korban Kekerasan Sepanjang Januari-Juni 2026
-
76 Ketua RT dan RW di Pekanbaru Resmi Dilantik, Bakal Ikuti Retret
-
BK DPRD Masih Periksa 2 Kader Golkar Riau Terkait Kerusuhan di Gedung Dewan
-
Kepengurusan Golkar Riau Disahkan, Ketua Yulisman: Tak Usah Sikut-sikutan
-
Suhardiman Amby Disebut Kumpulkan 46.500 Dolar Singapura untuk Menhut Raja Juli