SuaraRiau.id - BNN Riau menangkap dua pengedar narkoba jaringan internasional berinisial MH dan AA dengan barang bukti 80 ribu butir pil ekstasi jenis baru, Minggu (24/2/2024).
Dari puluhan ribu ekstasi yang disita dari dua tersangka itu, terdapat 2.156 butir pil ekstasi jenis baru merek Tengkorak, Firaun dan Corona.
"Di sana 80 ribu butir pil ekstasi kami amankan dari dua orang tersangka yang berinisial MA dan rekannya yang berinisial AA," kata Kabid Berantas BNN Riau Kombes Pol Charles Sinaga dikutip dari Antara, Selasa (27/2/2024).
Charles menjelaskan pelaku memasok ekstasi dari Malaysia dan membawa narkotika untuk diedarkan di Indonesia melalui wilayah Riau dengan jaringan narkoba Bengkalis-Pekanbaru.
Berdasarkan pengembangan petugas, didapat informasi bahwa penyelundupan ekstasi berasal dari Desa Jangkang Kecamatan Bantan, Bengkalis dan akan dibawa menyeberang menuju Sei Pakning, Kecamatan Bukit Batu.
Dari hasil interogasi kedua tersangka, barang haram tersebut diperolehnya dari SH yang saat ini masih dalam pengejaran.
"Rencananya barang akan diserahkan kepada kurir penjemput di wilayah Sei Pakning, Kecamatan Bukit Batu berdasarkan perintah dan kendali SH," sebut Charles.
Akibat perbuatannya para tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 112 ayat 2 UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana kurungan penjara minimal 6 tahun, maksimal 20 tahun. Selain itu pelaku juga didenda minimal Rp1 miliar dan maksimal Rp10 miliar. (Antara)
Berita Terkait
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan
-
Bareskrim Tangkap Frans Antony! Teman SMA Fredy Pratama, Pengatur Keuangan Bisnis Narkoba
-
Waspada! Stiker Sedot WC Jadi Kode Transaksi Sabu di Cipayung Jakarta Timur
-
Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing
-
Makin Kuat Bersama Danantara, PNM Perluas Harapan bagi 23,1 Juta Pengusaha Ultramikro
-
Changan Automobile: Industri Mobil Pintar Bertenaga Energi Terbarukan
-
Chongqing 1949, Pertunjukan Sejarah Berbalut Teknologi Canggih
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar