SuaraRiau.id - Kasus penganiayaan yang dilakukan ajudan Bupati Kutai Barat (Kubar) terhadap sopir truk kelapa sawit berakhir damai.
Di media sosial tersebar surat pernyataan perdamaian antara ajudan Bupati Kubar dengan sopir truk. Di surat pernyataan itu diketahui ajudan Kubar yang menganiaya sopir truk berprofesi sebagai anggota TNI.
Anggota TNI itu bernama Daniel (31) sedangkan korban sopir truk bernama Andri Rahman (39). Dalam surat perdamaian disebutkan bahwa kedua belah pihak bersedia menyelesaian masalah secara damai.
"Pihak pertama (Daniel) menyatakan permintaan maaf yang sedalam-dalamnya atas insiden tersebut dan tidak akan mengulangi perbuatannya," kalimat yang tertulis di surat perdamaian.
Lalu pihak kedua dalam hal ini korban menyatakan menerima permintaan maaf tersebut dan tidak akan menuntut secara hukum.
Perdamaian ini disaksikan langsung Bupati Kubar FX Yapan dan juga Ketua RT tempat kejadian dan keluarga pihak korban.
Sebelumnya viral video ajudan Bupati Kutai Barat (Kubar) menganiaya seorang sopir truk pengangkut kelapa sawit. Video ini tersebar luas di media sosial, salah satunya diunggah akun @report.id di platform X.
Dalam video berdurasi 2:20 menit itu, terlihat ajudan Bupati Kutai Barat mengenakan baju warna merah menarik sopir truk yang masih ada di dalam mobil.
Sopir tersebut enggan turun dari mobil hingga membuat ajudan Bupati Kutai Barat membuka pintu dan menariknya hingga terjatuh dari mobil.
Baca Juga: Viral Oknum Anggota TNI Pukul Sopir Truk, Gara-gara Nggak Terima Disalip?
Lalu datang Bupati Kutai Barat FX Yapan ikut mendekati si sopir. Di hadapan Bupati Kubar, ajudan itu langsung menendang kepala sopir truk.
Bupati Kubar sempat menahan ajudan untuk tidak melanjutkan penganiayaan. Namun upaya FX Yapan sia-sia. Ajudan terus saja menendang sopir yang berada di jalan.
Setelah itu datang warga sekitar ikut melerai. Barulah ajudan berhenti menganiaya sopir tersebut. Mereka lalu pergi meninggalkan begitu saja sopir yang kesakitan.
Berita Terkait
-
Viral Oknum Anggota TNI Pukul Sopir Truk, Gara-gara Nggak Terima Disalip?
-
Ending Ajudan Bupati Kubar Aniaya Sopir Truk Plot Twist, Bikin Netizen Geram
-
Viral Ajudan Bupati Kutai Barat Aniaya Sopir Truk hingga Terkapar, Publik: Nasib Orang Kecil Selalu Teraniaya!
-
Viral Ajudan Bupati Kubar Aniaya Sopir, Sikap Pak Bupati Jadi Sorotan
-
Warga Tangerang Dianiaya Pemain Sepak Bola Naturalisasi, Gendang Telinga Korban Pecah
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
Terkini
-
Duduk Perkara Oknum Wartawan Peras Kepala Lapas Pekanbaru, Akhirnya Ditangkap
-
Dua Kurir Sabu 13 Kg Dibekuk di Pelabuhan Bengkalis, Hendak ke Palembang
-
BRI Fasilitasi Pekerja Migran Indonesia, Remittance Tumbuh 27,7% pada 2026
-
Geger Penemuan Kerangka Manusia di Lahan Milik Warga Siak
-
Ribuan Paket Sembako Didistribusikan BRI bagi Warga Desa Angseri dan Desa Sarimekar di Bali