- Galeri Hang Nadim menggelar pameran berjudul IDENTIC 4 di Pekanbaru.
- Pameran tunggal ini mengusung tema ijazah mantan Presiden Joko Widodo.
- Konsep karya menggunakan metodologi seni rupa dari keilmuan desain grafis.
SuaraRiau.id - Galeri Hang Nadim (GHN) menggelar pameran seni rupa berjudul IDENTIC 4 di Anjungan Kampar Kompleks Bandar Serai (Purna MTQ) Pekanbaru, 2-8 Februari 2026.
Budayawan dan akademisi Dr Elmustian Rahman membuka secara resmi pameran karya Junaidi Syam yang mengambil tema ijazah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Senin (2/2/2026) malam.
Dalam elu-eluannya, Elmustian mengatakan bahwa telah lama mengenal Junaidi Syam atau yang biasa dipanggil Jon Kobet, peneliti yang kajiannya dipamerkan dalam pameran ini.
"Saya dan Jon sudah lama saling kerjasama kerja-kerja kebudayaan. Semisal Ekspedisi Empat Sungai selama empat tahun," ujarnya.
Jon Kobet dalam pengantarnya menegaskan bahwa IDENTIC 4 adalah kajian yang mengidentifikasi empat imej ijazah yang beredar di media sosial dan berbagai kanal pemberitaan dengan metode komparasi sederhana.
"Dalam desain grafis, ijazah harus ada kategori struktur visual identik dan non identik. Salah satu, atau keduanya tidak boleh bermasalah. Ternyata ada masalah yang teridentifikasi," ujarnya.
"Seperti misalnya, posisi cap/stempel ijazah yang sama persis posisi dan orientasinya dari beberapa imej ijazah yang dikaji. Atau ditemukan visual garis yang semestinya tidak ada pada imej ijazah. Padahal, ijazah adalah materi cetak "high quality", bukan cetakan sortiran," sambung Jon Kobet.
Dia juga menyoroti pas foto ijazah yang diidentifikasi pencahayaan dari sisi kanan objek wajah yang difoto. Padahal pas foto untuk ijazah sudah menjadi standar umum berlaku mestilah pencahayaannya merata pada wajah objek foto.
"Dan ada beberapa masalah lain yang juga teridentifikasi yang semuanya bisa dilihat di ruang pameran," papar alumnus S1 DKV ISI Jogja dan S2 Antropologi UGM ini.
Sementara Kepala GHN, Furqon Elwe mengatakan IDENTIC 4 adalah pameran ke-19 yang ditaja GHN dan berbeda dengan 18 pameran sebelumnya.
"IDENTIC 4 merupakan hasil kajian hingga tahap identifikasi dengan menggunakan metodologi seni rupa dari keilmuan desain grafis, fotografi dan kirografi (tulisan tangan indah) terhadap imej ijazah yang polemik (ijazah Jokowi) memenuhi ruang-ruang media sosial dan kanal pemberitaan saat ini," kata kartunis Riau tersebut.
Menurut Furqon, pameran tunggal tersebut akan menjadi pembeda dan diharapkan menjadi sesuatu yang baru bagi pengunjung yang datang nanti.
Pembukaan pameran dihadiri kalangan akademisi, budayawan, seniman, komunitas, aktivis, pers dan masyarakat umum. Tampak budayawan Alang Rizal, Syaiful Anuar, seniman Zuarman Ahmad, Fedli Azis, Ade Greden, Anton, aktivis, pers dan pengunjung dari masyarakat umum.
Pameran IDENTIC 4 yang ditaja di GHN beralamat di kompleks Bandar Serai, bisa dikunjungi masyarakat umum hingga 8 Februari 2026 nanti sesuai jam buka GHN pukul 10.00-22.00 WIB setiap harinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
Kopdes Rencana Dibangun di Taman Poltek Rumbai, Anggota DPRD Pekanbaru Protes
-
BRI Private Hadirkan Medical Check Up Premium, Jaga Kesehatan dengan Layanan Eksklusif
-
BRI inFrame 2026 Hadir Lagi, Mengubah Kisah Ekonomi Kerakyatan Menjadi Karya Fotografi
-
BMKG Wanti-wanti Warga Riau, Habis Karhutla 'Terbitlah' Cuaca Ekstrem
-
Bapak-bapak Bejat di Bengkalis Rudapaksa Anak Kandung