SuaraRiau.id - Pemprov Riau dan Malaysia menjajaki kerja sama di bidang pariwisata. Hal ini karena Riau memiliki banyak aneka objek wisata sejarah, alam, seni dan budaya yang sangat menarik untuk dikunjungi.
Penjajakan tersebut dibahas saat Gubernur Riau Edy Natar Nasution menerima kunjungan Wakil Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Alamin di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi, Rabu (20/12/2023).
"Banyak objek wisata Riau menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan asal Malaysia, dan Wakil Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Alamin ke Riau mengawali kembali kerja sama ini," kata Edy Natar.
Gubernur Riau menyampaikan jika dalam kunjungan kali ini Menteri Luar Negeri Malaysia bisa mengajak masyarakatnya berkunjung ke Bumi Melayu Lancang Kuning itu untuk melihat keindahan pantai di Pulau Rupat Utara, serta Istana Kesultanan Raja Siak, dan aneka agenda wisata tahunan di Riau seperti festival pacu jalur.
Festival pacu jalur ini, katanya juga sangat disukai pedayung asal luar negeri seperti Malaysia sekaligus menyukai pertunjukan/atraksi budaya ritual Bakar Tongkang dan destinasi wisata lain.
"Kegiatan wisata bakar tongkang di Kabupaten Rokan Hilir, dan festival pacu jalur di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) menjadi agenda tahunan yang rutin digelar," ungkapnya.
Selain pariwisata banyak sektor yang bisa berkembang melalui kerja sama dikembangkan dengan Malaysia yakni bidang investasi, ekonomi, pendidikan, tenaga kerja dan lain lain.
Kerja sama berbagi bidang tersebut ungkap dia, memiliki peluang cukup besar apalagi hubungan Provinsi Riau dengan Malaysia sudah seperti keluarga karena keberadaan dua negara yang begitu dekat selain negara satu rumpun Melayu itu.
"Riau dengan Malaysia sudah seperti keluarga karena dalam hitungan jam sudah sampai ke Malaka dan begitu sebaliknya. Mudah-mudahan hubungan baik ini makin terus terjalin," katanya.
Mohamad Alamin mengatakan bangga berkunjung ke Riau dan berjanji akan mencoba mempromosikan sejumlah keunggulan di daerah Riau kepada masyarakat Malaysia sebagai tindak lanjut kerja sama dimaksud.
"Kami juga mengundang Gubernur Riau pak Edy bisa berkunjung ke Malaysia, karena warga Indonesia juga banyak berkunjung dan berwisata di sana," sebutnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Situasi Geopolitik Memanas, Menpar Sebut Masyarakat Butuh Ketenangan Lewat Wisata Kebugaran
-
Hadiri Indonesia-China Bridge Forum, Ketua DPD RI Ajak Investor Asing Kembangkan Properti Perumahan
-
FIFA Catat 21 Kasus di Indonesia, PSBS Biak Sumbang 15 Larangan Registrasi Pemain
-
Investasi Gibran Rp600 M Bermasalah, Anggota Parlemen Malaysia Desak Pihak yang Bertanggung Jawab
-
Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Tak Ada Ampun! Kapolda Riau Siapkan Sanksi Berat bagi Polisi Terlibat Narkoba
-
Ketua PP Siak Ditahan usai Jadi Tersangka Kecelakaan Tewaskan Pelajar 16 Tahun
-
KPK Limpahkan Berkas ke Jaksa, Kasus Suap Suhardiman Amby Segera Disidang
-
Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta
-
Ketua Ormas PP Siak Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Polisi Terbitkan Surat Penahanan