SuaraRiau.id - Tokoh masyarakat merekomendasikan sejumlah nama untuk menjadi kandidat Pj Gubernur Riau sisa masa jabatan 2019-2024.
Dari nama-nama tersebut, ada sosok Rektor Universitas Riau (Unri) Sri Indarti dan Rektor Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau Khairunnas Rajab.
Tokoh masyarakat Riau menilai jika nama-nama itu dinilai memenuhi sejumlah norma dan administrasi. Namun hal berbeda disampaikan Anggota Komisi I DPRD Provinsi Riau Mardianto Manan.
Dia menyampaikan bahwa kedua Rektor itu sebenarnya tidak memenuhi syarat berdasarkan Permendagri Nomor 4 Tahun 2003 tentang Pj Gubernur, Pj Bupati dan Pj Wali Kota.
"Kalau kita melihat Permendagri Nomor 4 Tahun 2003 pada bagian kedua, pasal 3, Pj Gubernur harus yang memiliki pengalaman dalam penyelenggaraan pemerintahan dan dibuktikan dengan riwayat jabatan," kata Mardianto dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Selasa (5/12/2023).
Dia menjelaskan, Rektor Unri dan Rektor UIN Suska Riau tersebut tak mempunyai pengalaman dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Sehingga, menurut Mardianto, apabila salah satu persyaratan dalam aturan negara tidak terpenuhi, maka otomatis yang bersangkutan akan gugur.
"Berarti tinggallah nama yang lain nanti yang akan dipilih," tegasnya.
Diketahui, Kemendagri mengirim surat terkait usulan calon Pj Gubernur Riau kepada DPRD Riau. Batas akhir usulan itu hingga 6 Desember.
Pada Kamis (30/11/2023), Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) merekomendasikan tiga calon Pj Gubernur di antaranya Sekretaris Jenderal Kemendagri Suhajar Diantoro, Deputi Bidang Pemantauan, Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan Bappenas Erwin Dimas dan Rektor Unri Sri Indarti.
Lalu Majelis Ulama Indonesia (MUI) Riau juga menyampaikan tiga usulan nama calon Pj Gubernur Riau kepada DPRD Riau pada Jumat (1/12/2023).
Tiga nama yang diusulkan menjadi calon Pj Gubernur Riau oleh MUI Riau di antaranya Sekda Riau, Rektor UIN Suska Riau dan Rektor Unri.
Berita Terkait
-
KPK Periksa Pj Gubernur Riau hingga Bupati Inhu, Dalami Aliran Uang Kasus OTT Abdul Wahid
-
Mendagri Lantik Agus Fatoni sebagai Pj Gubernur Papua, PSU Jadi Fokus Utama
-
Sertijab Gubernur Jakarta, Teguh Setyabudi Bongkar Rekam Jejak Pramono Anung: Insyaallah Beliau Amanah
-
Legasi Nana Sudjana 1,5 Tahun Memimpin Jawa Tengah
-
Sebentar Lagi Lengser, Pj Gubernur Jakarta Teguh Setyabudi: Saya Enjoy Saja
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Eks Penghulu Kampung di Siak Ditangkap Terkait Korupsi Dana Desa Rp400 Juta
-
BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar, Buka Peluang Kerja Inklusif
-
Prabowo Bikin Badan Gambut dan Mangrove Baru, WALHI Riau: Seperti Dejavu
-
Bupati Afni Meradang, DBH Migas Siak Dipotong 70 Persen Tahun Depan
-
Perlindungan Anak di Kuansing Disorot Staf Presiden, Pemkab Ungkap Kendala