SuaraRiau.id - Seorang nelayan hilang usai sampan yang ditumpanginya terbalik di Sungai Kampar, Desa Buluh Cina, Kabupaten Kampar, Selasa (28/11/2023) sekitar pukul 09.30 WIB.
Kepala Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi menjelaskan jika pihaknya langsung mengirimkan 6 personel untuk melakukan pencarian korban tenggelam itu.
“Kami menerima laporan ada sampan nelayan yang terbalik di desa Buluh Cina,” ungkapnya, Selasa (28/11/2023).
Budi menyampaikan bahwa korban merupakan seorang laki-laki bernama Tami (60).
Budi Cahyadi mengungkapkan, di mana untuk jarak lokasi kejadian dengan kantor Basarnas Pekanbaru hanya sekitar 16 Km.
Tim Rescue Kantor SAR Pekanbaru yang tiba di lokasi langsung melakukan pencarian. Namun, penyisiran korban di sekitar lokasi pada hari ini masih belum ditemukan.
"Pencarian dilanjutkan esok hari (Rabu 29 November),” tegas dia.
Berita Terkait
-
Karhutla Riau Makin Meluas, Ratusan Hektare Lahan Terbakar
-
Padahal RI Bisa Kaya dari Perikanan, Sayangnya Dimaling Asing
-
Nelayan Kecil Merugi, Mengapa Penangkapan Ikan Ilegal Terus Merajalela?
-
Nelayan di Zona Perang, Mencari Ikan Ketemunya Rudal dan Ranjau Laut
-
UMKM Nelayan Makin Cuan Berkat Diversifikasi Hasil Laut, Pendapatan Tembus Rp68,45 Juta
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pamer Tuak di Pacu Jalur, TikToker asal Sumut Akhirnya Minta Maaf
-
Pemadaman Karhutla di Pelalawan Terhambat Angin Kencang dan Asap Pekat
-
3 Oknum Polsek Rupat Utara Terbukti Bersalah Diminta Pindah ke Luar Riau
-
Pekanbaru Masih Dikepung Kabut Asap Kiriman Pelalawan
-
Konflik Memanas, Warga Desak KPK Telusuri Duit Sawit yang Dikelola Agrinas