SuaraRiau.id - Ustaz Abdul Somad (UAS) mengisi tausiyah di lapangan Sepakbola Desa Bukit Kerikil, Kecamatan Bandar Laksamana, Bengkalis pada Minggu (12/11/2023) malam.
Dalam acara yang dihadiri Bupati Kasmarni dan jajaran, UAS menyerukan kepada seluruh umat muslim di Riau khususnya warga Bengkalis untuk bersama-sama peduli dengan Palestina.
"Mari kita sama-sama berdoa untuk keselamatan, kesabaran, keteguhan iman saudara kita muslim yang berada di Gaza Palestina saat ini, supaya mereka tetap tabah dan kuat menghadapi ujian tersebut, dan semoga saudara kita segera dibebaskan dari serangan zionis Israel," ungkap mantan dosen UIN Suska Riau itu.
Sementara itu, Kasmarni dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran UAS di hadapan warga Bengkalis. Ia berharap tausiyah penceramah kondang tersebut bisa meningkatkan lagi keimanan dan ketakwaan.
"Membentuk karakter yang berakhlak mulia itu dan mengajak masyarakat selalu menebar kedamaian sudah menjadi kewajiban seorang pemimpin, ini salah satu upaya kami, agar masyarakat kami menjadi hamba yang berakhlak mulia sebagaimana yang telah dicontohkan Rasulullah SAW," ucap orang nomor satu di Bengkalis itu.
Senada dengan UAS, Bupati Kasmarni juga mengajak seluruh masyarakat Bengkalis supaya peduli dengan Palestina yang saat ini terus mendapat serangan zionis Israel.
"Mari kita doakan saudara kita yang di Palestina Gaza, kita memang tidak bisa membantu mereka untuk ikut berperang, tapi paling tidak kita bisa membantu mereka melalui harta dan juga doa, semoga Allah SWT memberikan mereka kesabaran, kekuatan, perlindungan dan juga kemerdekaan," ajaknya.
Selain menyinggung pembangunan dan mengajak peduli Palestina, Kasmarni juga mengingatkan Pemilu 2024 yang tak lama lagi akan dilaksanakan serentak.
Dia berharap semua elemen masyarakat berpartisipasi dalam pelaksanaan serta pengawasan Pemilu dengan tetap menjaga persatuan dan kesatuan.
Karena menurutnya kualitas Pemilu merupakan pondasi politik yang penting dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Diketahui, acara ini dihadiri para pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pengawas serta Fungsional di lingkungan Pemkab Bengkalis.
Tampak hadir kala itu, Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso bersama Ketua Tim Penggerak PPK Bengkalis Siti Aisyah, anggota DPRD Kabupaten Bengkalis.
Ada juga tokoh masyarakat Desa Bukit Kerikil, Ahmad Husein, para Camat dan Kepala Desa beserta Ketua dan anggota BPD Desa Bukit Kerikil.
Tausiyah bersama UAS tersebut juga dilakukan penggalangan dana untuk saudara muslim di Palestina.
Berita Terkait
-
Sisi Gelap Kafe dan Restoran Mewah di Gaza
-
Abaikan Korban 72 Ribu Jiwa, Militer Israel Berencana Kembali Invasi Jalur Gaza
-
PM Spanyol Tantang Benjamin Netanyahu: Bebaskan Warga Kami yang Diculik Tentara Israel
-
Zionis Israel Targetkan Anak Sekolah, Pelajar 14 Tahun Ditembak Mati di Tepi Barat
-
Muka Malu Infantino! Pencitraan di Panggung FIFA Ditolak Mentah-mentah Palestina
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Penyeberangan Roro Bengkalis Resmi Gunakan Sistem Tiket Elektronik
-
Kasus Korupsi Flyover Simpang SKA, KPK Periksa Kepala Kantor Semen Padang Riau
-
Terungkap Temuan Baru Obat-obatan di Klinik Ilegal Eks Finalis Puteri Indonesia
-
Menantu Ajak Rekan Habisi Nyawa Mertua di Pekanbaru: Kejahatan Sangat Keji
-
CEK FAKTA: Benarkah DPR Setujui Gaji Guru Rp5 Juta per Bulan?