Eko Faizin
Minggu, 10 Mei 2026 | 15:43 WIB
Ilustrasi beasiswa. [Pexels]
Baca 10 detik
  • Pemprov Riau mengalokasikan anggaran Rp62 miliar untuk program beasiswa.
  • Program tersebut bakal diberikan untuk membantu sebanyak 3.644 mahasiswa.
  • Hal ini sebagai target pembangunan sumber daya manusia yang tertuang di RPJMD

SuaraRiau.id - Anggaran sebesar Rp62 miliar disiapkan Pemprov Riau untuk program beasiswa dengan total sebanyak 3.644 mahasiswa.

Sekda Riau Syahrial Abdi menyatakan beasiswa bukan sekadar bantuan pendidikan, melainkan investasi agar anak Riau memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik.

"Rp62 miliar mungkin angka yang kecil, Bapak Ibu, karena bersumber dari APBD. Janji yang ada dalam RPJMD, yakni satu rumah satu sarjana, tentu tidak bisa tercapai hanya dengan pemberian Rp62 miliar untuk beasiswa saja," kata Syahrial, Sabtu (9/5/2026).

Menurutnya, beasiswa diberikan agar anak-anak Riau memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja, serta mampu menjadi bagian dari pembangunan transformasi ekonomi daerah ke depan.

Syahrial menjelaskan program beasiswa tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemprov Riau merealisasikan target pembangunan sumber daya manusia sebagaimana tertuang dalam RPJMD, termasuk janji menghadirkan satu rumah satu sarjana.

"Artinya, anak-anak Riau bisa mendapatkan beasiswa biaya hidup, biaya kos, termasuk biaya pendidikan lainnya," ujarnya.

Ia menuturkan pihaknya terus berikhtiar dan mengajak semua pihak untuk memperoleh anggaran yang lebih besar dari sumber lain, baik melalui APBN maupun lembaga pemerintah lainnya.

Satu di antara upaya itu dilakukan melalui program Badan Pengelola Dana Perkebunan  (BPDP) salah satu BLU pengelola kelapa sawit.

Dari kuota nasional sebanyak 4.000 penerima beasiswa, sebanyak 1.341 penerima berasal dari Riau.

Syahrial menilai capaian itu menunjukkan bahwa kolaborasi menjadi langkah penting untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda di Riau.

Dia berharap semakin banyak anak Riau memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi.

"Sehingga kualitas sumber daya manusia di daerah terus meningkat dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan di masa depan, " tegas Syahrial.

Load More