- Peredaran narkoba terus menjadi perhatian serius masyarakat Riau.
- Setelah aksi di Rohil, kini muncul protes terhadap bandar narkoba di Rohul.
- Warga Rohul membakar rumah terduga bandar sabu Bonai Darussalam, Rohul.
SuaraRiau.id - Kasus narkoba sepertinya terus menjadi perhatian masyarakat Riau. Sebelumnya peristiwa pembakaran rumah terduga bandar narkoba di Kecamatan Rantau Kopar, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).
Kini menyusul aksi warga di Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), meluapkan kekecewaan mereka dengan membakar rumah yang diduga milik bandar sabu pada Sabtu (9/5/2026).
Video kejadian tersebut beredar luas di media sosial. Bahkan, sejumlah warga melakukan siaran langsung melalui aplikasi TikTok saat kejadian berlangsung.
Pada video itu, tampak massa yang didominasi warga setempat mendatangi sebuah rumah kayu yang diduga milik bandar narkoba.
Melansir Riauonline--jaringan Suara.com, warga membongkar bagian rumah menggunakan alat seadanya sebelum akhirnya membakar sejumlah perabot dan material bangunan di sekitar lokasi.
Asap hitam membumbung tinggi di tengah kerumunan warga yang terus meneriakkan tuntutan agar aparat bertindak tegas memberantas peredaran narkoba di wilayah mereka.
Aksi spontan itu disebut sebagai bentuk akumulasi kekecewaan masyarakat terhadap lambannya penanganan kasus narkoba yang dinilai semakin meresahkan.
Masyarakat mengaku geram karena peredaran sabu diduga masih bebas berlangsung dan dinilai merusak generasi muda di daerah tersebut.
Warga juga terlihat menghancurkan sejumlah perkakas di samping bangunan tersebut. Situasi sempat memanas sebelum akhirnya massa perlahan membubarkan diri.
Munculnya aksi massa di Bonai Darussalam menambah daftar panjang gejolak sosial akibat persoalan narkoba di Riau.
Sebelumnya, ratusan warga di Kecamatan Rantau Kopar, Rohil juga melakukan aksi demonstrasi hingga membakar rumah yang diduga milik bandar narkoba.
Diresnarkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yuda Prawira, mengatakan pengungkapan itu berawal dari hasil penyelidikan yang dipadukan dengan informasi masyarakat terkait maraknya peredaran sabu di , Kecamatan Rantau Kopar.
"Hasil penyelidikan kita yang dipadukan dengan informasi dari masyarakat, sering adanya peredaran narkotika jenis sabu di daerah Jalan Rambutan, Kecamatan Rantau Kopar," ujar Kombes Putu, Sabtu (9/5/2026).
Dalam aksi di Rantau Kopar, masyarakat secara terbuka menyuarakan kekecewaan terhadap aparat penegak hukum yang dianggap lamban dalam menangani jaringan narkotika.
Bahkan, video emak-emak yang ikut turun ke jalan sempat viral di media sosial dan menjadi sorotan publik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Klaim sebagai Amanah, Status Daerah Istimewa Riau Terus Diperjuangkan
-
Hen Pokak Kabur, Berujung Aksi Pembakaran Rumah Bandar Narkoba di Rokan Hilir
-
Luapkan Kekecewaan, Warga Bakar Rumah Terduga Bandar Narkoba di Rokan Hilir
-
Rokan Hilir Membara Lagi, Warga Bakar Lokasi Penggerebekan Narkoba
-
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, Antam Alami Perubahan