SuaraRiau.id - Dalam seminggu sudah empat hektare lebih lahan terbakar di Siak. Dua hektare berlokasi di Kampung Benteng Hilir, Mempura dan dua hektare lebih di Kampung Tumang, Kecamatan Siak.
Kedaops Manggala Agni Siak Ihsan Abdillah mengatakan, dua hektare lahan terbakar di Kampung Benteng Hilir berhasil dipadamkan tim gabungan.
Namun, lahan milik warga tersebut kerap terjadi kebakaran. Peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) itu baru diketahui tim Manggala Agni Daops Siak pada Senin (24/7/2023).
"Dapat informasi dari masyarakat adanya kebakaran hutan dan lahan tim langsung gerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pemadaman," kata Ihsan Abdillah.
Manggala Agni sendiri, kata Ihsan, menerjunkan 10 personel untuk melakukan pemadaman api agar tidak menjalar ke lahan lainnya.
"10 personel kami arahkan ke lokasi untuk melakukan pemadam langsung dengan cara memutus kepala api," jelas Ihsan.
Ditambahkan Ihsan, belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya kebakaran lahan milik masyarakat tersebut. Namun, lahan tersebut sudah tiga kali terbakar.
"Penyebabnya belum diketahui, masih dalam lidik kepolisian. Tapi kami bersama tim lainnya sudah tiga kali melakukan pemadaman di lokasi yang sama. Terakhir, kami melakukan pemadaman di lahan itu pada 25 Juni 2023 yang lalu," ungkap Ihsan.
Hal serupa disampaikan Kapolsek Siak Kompol Syafril. Dikatakannya, lahan milik warga seluas dua hektare terbakar di Kampung Tumang, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, Riau.
Ditambahkan Kompol Syafril, pihaknya bersama tim saat ini sedang berjibaku untuk memadamkan api.
"Benar adanya dan saat ini tim sedang melakukan proses pemadaman. Luas yang terbakar sekitar dua hektare," kata Kompol Syafril, Rabu (26/7/2023)
Hingga saat ini, lanjut Kompol Syafril, tim terus melakukan pemadaman agar api tidak menjalar ke area lainnya.
"Setelah kemarin dilakukan sekat cincin untuk mengepung api supaya tidak menjalar ke area lainnya," sebutnya.
Sebanyak 50 orang tim gabungan dari Polri, TNI, Masyarakat Peduli Api (MA) dan lainnya masih berada di lokasi bertungkus lumus memadamkan si jago merah yang melahap lahan warga.
"50 personil gabungan diterjunkan untuk memadamkan api," jelas Kompol Syafril.
Berita Terkait
-
Korupsi BUMD Siak, Direktur dan Eks Kabag Keuangan Dituntut 8 Tahun Penjara
-
30 Hektare Lahan Terbakar, Kapolda Kalsel Sebut Ada Perusahaan Tutup Mata soal Karhutla di Banjar Baru
-
Gubernur Syamsuar Panen Padi di Siak Sekaligus Beri Bantuan Kelompok Tani
-
Terseret saat Mandi di Sungai Siak, Dua Bocah Pekanbaru Ditemukan Meninggal
-
Kebakaran Lahan TPA di Tegal, Asepnya Ganggu Pengendara dan Warga
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Siswa SMP Islamic Center Siak Meninggal Kena Ledakan Senapan 3D saat Ujian Praktik
-
Bayi di Kampar Diberi Nama Ali Khamenei, Langsung Didatangi Kedubes Iran
-
Kronologi Ayah Tewas Mengenaskan Dibacok Anak Tanpa Ampun di Bengkalis
-
Riau Punya 3 Juta Hektare Perkebunan Sawit, Potensi untuk Ternak Sapi
-
Lantunkan Solawat, Warga Teriak 'Bebaskan Abdul Wahid, Dia Tidak Bersalah'