SuaraRiau.id - Sebuah video viral menunjukkan sebuah mobil berwarna hitam yang menjadi sasaran amukan massa di kawasan Jalan Naga Sakti, Kota Pekanbaru, Minggu (25/6/2023).
Video yang dibagikan akun media sosial @txtdrriau ini menunjukkan puluhan massa tengah berusaha menghentikan mobil berwarna hitam yang berusaha kabur dari sasaran warga.
Tak hanya dengan berlari, puluhan pemotor juga tampak turut mengejar mobil yang berusaha melaju di antara arus lalu lintas di Jalan SM Amin tersebut.
Unggahan kedua akun @txtdrriau yang diunggah pada Senin (26/6/2023), mobil yang menjadi sasaran warga tersebut ditemukan berada di Kantor Polda Riau untuk menyelamatkan diri.
Pengunggah menyebutkan bahwa pengendara mobil itu sempat menabrak warga, hingga akhirnya dikejar oleh puluhan pengendara sepeda motor.
"Mobil hitam yang sempat menabrak dan dikejar ramai-ramai pengendara roda dua dari Jalan Naga Sakti, berhasil menyelamatkan diri hingga masuk ke dalam Polda Riau," tulis pengunggah di kolom caption.
Mobil tersebut tampak berada di parkiran Kantor Polda Riau pada Senin pagi. Sejumlah warga juga tampak berada di sekeliling mobil berwarna hitam tersebut.
Meski demikian, pengunggah menyebutkan bahwa kronologi peristiwa tersebut belum diketahui hingga unggahan tersebut dimuat.
"Belum ada keterangan resmi apa masalah yang terjadi sehingga mobil hitam tersebut dirusak dan dikejar ramai-ramai pengendara roda dua," imbuhnya.
Salah seorang warganet dengan akun @aro*** berpendapat di kolom komentar bahwa warga tidak akan menghakimi pengemudi jika bertanggung jawab terhadap korban.
"Misslnya klau kita tanggung jawab kan nolong gk bakalan di hajar massa. Kenapa harus ke polda," tulisnya di kolom komentar.
Sejumlah warganet justru menyoroti kemampuan pengemudi yang bisa melarikan diri hingga ke Mapolda Riau, mengingat jaraknya yang cukup jauh dari lokasi peristiwa.
"Jagooo supirnya, jalan macet bisa sampe polda," kata @wat***.
"Hasil dari uji sim yang sebenarnya," timpal @fir***.
Kontributor : Anggun Alifah
Berita Terkait
-
Legenda Persib Supardi Nasir Disebut PJ Wali Kota Pekanbaru Bakal Jadi Pemain Panutan PSPS Riau
-
Sempat Buron, Bripka Andry Akhirnya Menyerahkan Diri ke Polda Riau
-
Eks Kapten Persib Bandung Resmi Diumumkan Perkuat PSPS Pekanbaru di Liga 2
-
Sempat Jadi Teka-teki, Sosok Bos PSPS Pekanbaru yang Baru Akhirnya Terungkap
-
Kesal Ada Mobil Parkir Sembarangan, Wanita Ini Beri Peringatan Coret Pakai Lipstik
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Demi Jadi PMI Ilegal di Malaysia, Puluhan Orang Rela Bayar hingga Rp16 Juta
-
Kronologi Debt Collector Keroyok Warga di Kedai Kopi Pekanbaru
-
Gerombolan Debt Collector Beringas Ditangkap usai Aniaya Warga Pekanbaru
-
5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Wanita Pemula, Trendy Dipakai Harian
-
Luas Karhutla 2026 Sudah Capai 52 Ribu Hektare, Riau Salah Satu Terbesar