SuaraRiau.id - Kawanan geng motor yang selama ini meresahkan Kota Pekanbaru akhirnya berhasil dibekuk pihak kepolisian.
Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru meringkus gerombolan geng motor yang didominasi anak di bawah umur.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pria Budi mengungkapkan bahwa para pelaku beraksi di tiga tempat kejadian pada hari yang sama.
“Pada Minggu dini hari, tanggal 29 Januari, Kelompok ini melakukan tindak pidana di tiga TKP. Berawal dari berkumpul di Jalan Arjuna, Payung Sekaki,” kata Pria Budi dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Jumat (3/2/2023).
Belasan pelaku tersebut dalam aksinya mengincar korban yang menggunakan sepeda motor. Geng motor tak segan memukul korban menggunakan tongkat besi.
Setelah melukai korban, tersangka merampas sepeda motor dan barang berharga lainnya.
Kombes Pria Budi menyebut bahwa kawanan geng motor bergerak ke arah Kubang dan menganiaya pengendara sepeda motor.
“Sampai di Kubang mereka berpapasan dengan pengendara. Tiba-tiba memepet dan melakukan pemukulan. Motor dan handphone dirampas pelaku,” ujar Kapolresta.
Kemudian, kawanan geng motor Pekanbaru ini kembali beraksi di Kecamatan Bina Widya.
“Selanjutnya di Bina Widya mereka jumpa lagi pengendara motor di sana. Sama yang mereka lakukan, memepet dan memukul korban. Handphone dan motor dirampas,” ujarnya.
Tidak sampai di situ, kelompok yang didominasi anak di bawah umur ini kembali beraksi di Jalan Baung, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.
“Mereka lanjut lagi di Jalan Baung, yang dilakukan juga sama handphone di ambil motor juga diambil, minggu itu ada tiga TKP yang mereka lakukan,” jelas Pria Budi.
Dia menyatakan sebanyak 12 tersangka sudah diamankan, dengan rincian 9 anak-anak dan 3 dewasa.
“Kami amankan 12 tersangka. Masih ada lagi 11 DPO,” tuturnya.
Polresta Pekanbaru mengimbau agar orangtua selalu memantau pergerakan anak mereka agar menghindari dari perilaku-perilaku negatif.
Berita Terkait
-
Sabu 276 Kg Disembunyikan Dalam Tumpukan Kelapa, Ketahuan Polisi Riau
-
Viral Perempuan Tinggal di Gubuk Pinggir Jalan Pekanbaru, Publik Colek Dinas Sosial
-
Gempar Kabar Penculikan Anak di Pekanbaru, Begini Penjelasan Polisi
-
Petinggi BUMD di Riau Tewas usai Tabrak Bumper Mobil, Sempat Kejang-kejang
-
Gerombolan Remaja Bermotor Serang Warga di Deli Serdang, Satu Orang Kritis Ditusuk
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru
-
Napi Pekanbaru Kabur Dikejar ke Jakarta, Isu Iming-imingi Petugas Rp30 Juta Mencuat
-
KPK Periksa SF Hariyanto, Eks Ketua KPID Riau hingga Anggota Dewan
-
Kemunculan Harimau Bikin Panik, Sekolah di Pulau Burung Inhil Diliburkan
-
Sempat Ditangkap, Bandar Narkoba di Siak Kabur dengan Tangan Diborgol