SuaraRiau.id - Kabar geng motor Pekanbaru yang kembali meresahkan kota tersebut membuat kepolisian setempat melakukan razia, Selasa (10/1/2023) dini hari.
Satlantas Polresta Pekanbaru kini memburu geng motor usai kelompok pembuat onar itu memecahkan kaca spion mobil dan memalak di beberapa titik di Kota Bertuah tersebut.
Personel Satlantas Polresta Pekanbaru bersama jajaran Polsek Bukitrayamelakukan tindakan antisipasi dengan menggelar razia di Jalan Parit Indah, Kecamatan Bukitraya.
Selain itu, petugas Satlantas Polresta Pekanbaru juga melaksanakan razia di beberapa titik dan kawasan yang menjadi rawan aksi kejahatan geng motor.
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Brigitta Atvina Wijayanti melalui pernyataannya menjelaskan tujuan kegiatan razia untuk menekan aksi geng motor yang mulai meresahkan masyarakat.
Selain itu, pihaknya akan membentuk tim khusus dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polresta Pekanbaru untuk memberantas aksi geng motor ini.
"Patroli ini akan terus kami lakukan hingga keadaan aman dan kondusif kembali. Kami akan membentuk tim khusus dan berkoordinasi dengan Satreskrim untuk penegakan hukumnya," katanya dikutip dari Antara, Rabu (11/1/2023).
Diketahui, sekelompok yang diduga geng motor kembali meresahkan masyarakat Kota Pekanbaru dengan memecahkan kaca spion mobil hingga melakukan pemalakan di sepanjang jalan Parit Indah, Kecamatan Bukit Raya dan di Jalan Labersa, Kecamatan Siak Hulu, Kampar.
Aksi teror yang dilakukan sekelompok diduga geng motor tersebut viral dan menghebohkan sosial media.
Sejumlah warganet Pekanbaru meminta pihak kepolisian untuk melakukan patroli malam agar dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Masyarakat juga diimbau agar tidak keluar larut malam jika tidak ada keperluan mendesak. Kalaupun keluar pada malam hari, diupayakan melalui jalur yang ramai guna menghindari hal yang tak diinginkan. (Antara)
Berita Terkait
-
Heboh Eks Rektor UIN Suska Riau Ngaku Suap Rp460 Juta ke JPU, Kejari Pekanbaru Membantah
-
Teror Diduga Geng Motor Muncul Lagi di Pekanbaru, Lakukan Perusakan dan Pemalakan
-
Meresahkan! Geng Motor Bersenjata Tajam Tawuran di Patikraja, Polresta Banyumas Tangkap 4 Orang
-
Tragedi Akhir Pekan Berdarah di Bandung, Seorang ABG Nyaris Tewas di Tangan Geng Motor
-
Pedagang Pasar Pekanbaru Tusuk Mahasiswi dan Tukang Parkir, Pemicunya Sepele
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Anggota Polisi Biddokkes Polda Riau Bunuh Ibu Kandung, Pernah Dinas di Brimob
-
Sadisnya Anggota Polisi Riau, Habisi Nyawa Ibu Kandung di Siak
-
Geger di Siak, Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Luka di Leher
-
DBH Merosot 57 Persen, Transfer Pusat ke Daerah Riau Turun
-
Mahasiswa Unri Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Satgas PKH Dievaluasi