SuaraRiau.id - Banjir rob di Desa Sendanu Darul Ihsan, Tebingtinggi Timur, Kepulauan Meranti, Sabtu (26/11/2022) siang memakan korban jiwa.
Dua bocah berusia empat tahun di wilayah tersebut tewas tenggelam usai terjatuh ke dalam parit saat banjir terjadi.
Korban berjenis kelamin laki-laki dan perempuan, meninggal dunia ketika sedang diasuh neneknya. Mulanya saat banjir rob terjadi kawasan itu, korban sedang bermain di parit depan rumah neneknya.
Beberapa saat, neneknya tiba-tiba tidak melihat keberadaan cucunya dan berusaha mencarinya sambil berteriak. Namun saat diketemukan, keduanya sudah mengapung di dalam parit yang dipenuhi air pasang laut.
Sontak saja, nenek korban menjerit minta tolong lantaran kedua cucunya diketahui tenggelam. Warga yang mendengar langsung memberikan pertolongan dan membawa korban ke Puskesmas Desa Sungai Tohor.
"Informasi dari warga, kejadian tersebut terjadi pada pukul 12.00 WIB saat air pasang laut naik. Tidak diketahui kejadiannya seperti apa, namun keduanya sudah ditemukan mengapung di dalam parit," ungkap Kepala Desa Sendanu Darul Ihsan, Khaidir dikutip dari Antara, Minggu (27/11/2022).
Diceritakan Khaidir, kedua bocah merupakan saudara sepupu yang sedang bermain di rumah neneknya. Sementara kedua orang tuanya, kata Khaidir, pergi entah kemana saat terjadinya peristiwa itu.
"Kedua orang tua balita tersebut saudara kandung yang bernama Tuti dan Indah, mereka kebetulan bermain di rumah neneknya. Saya juga tidak tahu orang tuanya kemana waktu itu," sebut Khaidir.
Saat ini jasad korban sudah disemayamkan di rumah duka dan akan dikebumikan di pemakaman umum pada esok hari.
"Keduanya akan dikebumikan besok karena harus menunggu ayah salah satu balita tersebut yang bekerja di Malaysia," ujar Khaidir.
Berita Terkait
-
Ditanya Banjir Sampai Sampah saat Halalbihalal ke Megawati, Pramono: Alhamdulillah Bisa Kita Jawab
-
Giant Sea Wall: Solusi Banjir Rob Jakarta atau Proyek Ambisius Tanpa Dana Jelas?
-
Fantastis! Total Kerugian Akibat Banjir Jabodetabek Ternyata Tembus Rp1,7 Triliun
-
Pemerintah Bentuk Tim Mitigasi, Cegah Banjir Besar Jabodetabek dan Cianjur Terulang
-
Perusahaan Ban Asal Korsel Ini Salurkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Korban Banjir
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Tiket Bus Arus Balik di Terminal Pekanbaru Habis Terjual, Kebanyakan ke Jawa
-
Silaturahmi ke Rumah Syamsuar, Gubri Wahid: Saya Minta Tunjuk Ajar
-
5 Tahun Tak Bisa Pulang, Bu Atun Bersyukur Ada Program Mudik Gratis dari BUMN
-
Gubri Abdul Wahid Ungkap Rencana Hadapi 'Badai' Efisiensi Anggaran
-
Polda Riau Ungkap Penyebab Penikaman Polisi hingga Berujung Maut