SuaraRiau.id - Taeyong NCT 127 mengirim pesan dan memastikan keadaan penggemar setelah konser di Indonesia. Ia juga menulis pesan permintaan maaf.
"Tolong, saya dengan tulus berdoa agar tidak ada yang terluka. Di tempat ini, Jakarta. Ada banyak orang yang datang untuk membuat kenangan indah bersama kami," tulis Taeyong melalui Bubblenya.
"Tapi saya benar-benar minta maaf karena sepertinya kami membuat kenangan buruk. Kami masih belum tahu bagaimana konser besok akan berjalan, kami mungkin bisa melakukan konser lagi dengan mengamankan masalah situasi di lapangan tetapi sebanyak keselamatan anda adalah prioritas utama," sambung Taeyong.
Melansir hops.id, konser NCT 127 yang bertajuk "NEO CITY: Jakarta The Link" Day 1 dibubarkan usai terjadi kericuan hingga baricade section 1C roboh.
Insiden memuncak saat Boy Grup NCT 127 membawakan lagu 'Paradise' diserta dengan aksi lempar-lempar bola yang telah di tandatangani para member.
Para Sijeuni, sapaan untuk penggemar NCT 127 yang antusias ingin mendapatkan bola tersebut maju dan saling dorong satu sama lain yang membuat baricade 1C roboh.
Taeyong, Mark dan Haechan sempat mengingatkan penggemar untuk mundur dan tidak saling mendorong.
Namun situasi semakin tidak kondusif, bahkan 30 orang jatuh pingsan akibat insiden dorong-dorongan ini.
Dipertengahan saat sedang membawakan lagu 'Touch' member NCT 127 langsung menghentikan perfomance mereka dan pihak kepolisian langsung mengambil alih konser.
Baca Juga: Konser NCT 127 Rusuh, Beredar Kabar SM Entertainment Ancam Blacklist Indonesia
"Sesuai dengan perjanjian kami dengan pihak promotor dan juga demi keselamatan dari rekan-rekan sekalian, kami dari pihak kepolisian menghentikan kegiatan ini," ucap salah seorang wanita dari pihak kepolisian.
Promotor konser NCT 127, Dyandra Global Edutainment juga buka suara mengenai insiden yang terjadi pada saat konser.
"Dyandra Global Edutainment selaku promotor NCT 127 2ND TOUR 'NEO CITY: JAKARTA- THE LINK" menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-sebesarnya atas pemberhentian konser hari ini sebelum waktunya. Keputusan ini demi keamanan dan keselamatan para penonton" tulis pihak promotor yang dikutip oleh Hops.id pada 05 November 2022 melalui akun instagram @dyandraglobal
Kabarnya, konser NCT 127 day 2 hari Sabtu, 05 November 2022 akan tetap dilaksanakan dengan mengerahkan lebih panyak personil polisi dan tenaga medis.
Di akhir statement, Dyandra Global Edutainment mengarapkan kerja sama para penonton di day 2 konser tersebut.
"Kami berharap untuk para penonton day 2 untuk terus menjaga proseduer keselamatan secara acara berlangsung". tulis pihak Dyandra Global.
Berita Terkait
-
Mulai Rp 1,35 Juta, Ini Harga Tiket Konser NCT 127 'The RedLine' di Jakarta
-
Sempat Viral Sujud Minta Maaf, Pramono Bela Satpam yang Tegur Pengemudi Alphard: Dia yang Melanggar
-
Parodi Permintaan Maaf Sarwendah Viral di Media Sosial: Isinya Jauh Lebih Jujur
-
Sarwendah Akhirnya Minta Maaf terkait Videonya yang Viral: Saya Manusia Biasa Tak Luput dari Dosa
-
Lee Young Ji Buka Suara usai Unggahan Foto Rambut Merah Picu Spekulasi
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pemotong Rumput asal Perawang Siak Bobol Sistem Keamanan NASA
-
Kabut Asap Karhutla: 376 Kasus ISPA di Pekanbaru Sejak Agustus 2026
-
Karhutla di Pelalawan Capai 300 Hektare, Indragiri Hulu Lebih Luas
-
Tiga Polisi di Bengkalis Demosi 3 Tahun, Patsus 30 Hari Imbas Kasus Penganiayaan
-
Pemkab Kepulauan Meranti Serahkan SK Pengakuan MHA 3 Komunitas Adat