SuaraRiau.id - Seorang gadis 12 tahun menjadi korban pencabulan pekerja kebun hingga hamil di Rokan Hilir. Kasus tersebut terungkap bermula saat korban muntah-muntah.
Menurut Humas Polres Rokan Hilir, AKP Juliandi, pelaku D (19) pertama kali menyetubuhi korban di sebuah perusahaan perkebunan pada Rabu 8 Juni 2022 lalu.
"Kejadian ini pertama kali diketahui saat korban yang merupakan ibu korban membawa anaknya ke dokter untuk berobat karena beberapa kali muntah-muntah. Saat dicek, ternyata anaknya positif hamil," ujar AKP Juliandi dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Senin (5/9/2022).
Sang ibu lantas meminta korban untuk menyebut pelaku yang sudah berbuat tak senonoh kepadanya. Menurut pengakuan korban, pelaku menyetubuhi korban sebanyak lima kali di berbagai lokasi.
Ibu korban lantas melaporkan pencabulan tersebut ke Polsek Pujud agar D mendapatkan hukuman dari perbuatannya.
"Pelaku dibekuk di perusahaan perkebunan Tanjung Medan. Saat interogasi ia mengakui perbuatannya. Pelaku kini telah ditahan dan tengah dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut," tegasnya.
Tersangka D kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan disangkakan atas Pasal 76 E Jo Pasal 82 ayat (1) UU RI no. 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI no.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
Berita Terkait
-
Polda Jateng Bentuk Tim 'Trauma Healing' Korban Pencabulan di Batang
-
Brak! Sopir Bus Pelangi Tewas usai Hantam Dump Truk di Rokan Hilir
-
Warga Rela Antre Berjam-jam di SPBU, Ternyata BBM Tak Jadi Naik: Kena Prank Deh!
-
Penggerebekan 'Taman Narkoba' di Tengah Kebun Sawit Rokan Hilir, Videonya Viral
-
Kumpulkan Brondolan Sawit hingga 45 Karung, Tiga Karyawan di Rokan Hilir Dibekuk
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Promo Alfamart 1-15 Mei 2026, Diskon Sunscreen hingga Produk Makeup
-
Klasterisasi Pala Jadi Strategi PNM Perkuat Ekonomi Perempuan Berbasis Potensi Lokal
-
Pekanbaru Segera Kucurkan Beasiswa Rp10 M untuk Mahasiswa dan Tahfidz
-
Sawit Mitra Swadaya Riau Melemah, Harganya Turun Jadi Rp3.832 per Kg
-
Kejinya Ibu Tiri di Siak: Anak 6 Tahun Dihantam Kayu, Dilempar Bata hingga Meninggal