Pemuda itu bahkan memberikan rating pada kedua makanan tersebut dengan nilai 10/10.
"Karena ini makanan bener-bener enak dan sedikit ekstrem, jadi aku kasih nilai 10/10. Enak e ndak umum," kata pemuda itu.
Salah seorang warganet dengan akun @ken*** di kolom komentar menyampaikan bahwa memakan nasi sesajen tidak boleh di tempat sesajen tersebut diletakkan.
"Boleh di surut / di lungsur tapi jangan makan di tempat. salam rahayu," tulisnya.
Sementara itu, warganet lainnya dengan akun @sil*** mengatakan bahwa memakan sesajen harus menunggu beberapa waktu terlebih dahulu.
"klau d tempat ku nma nya gaok' gpp ko d mkn asal nungguin dlu brpa saat nga blh pas d letakin org e plang lngsung d mkn.. biar d mkn mbah dlu ktanya," ujarnya.
"kata mamah saya kalo udh lama sekitar 1 atau 2 jam gpp dimakan , tapi kalo masih baru gaboleh dimakan," timpal @i.bk***.
Kontributor : Anggun Alifah
Berita Terkait
-
Segarnya Cannabis Bubble Tea dan Nikmatnya Nasi Ayam Ganja
-
Dalam Beberapa Jam Saja Nasi Ayam Semarang Ini Habis 300 Porsi
-
Sehari Laku 300 Porsi, Nasi Ayam Semarang di Jakarta Utara Ini Selalu Laris Manis
-
Cerita Saksi Mata di TKP Pohon Tumbang Denpasar : Tiba-tiba Ada Suara Krepet-krepet
-
Mukbang, Pria Ini Santai Makan Nasi Bungkus Bareng dengan Ayam
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Perusahaan Sawit Musim Mas Tersangka Kasus Lingkungan, Kerugian Ekologis Capai Rp187 M
-
14 Sapi Bobot Paling Berat Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo di Riau
-
Ibu Aniaya Anak Kandung hingga Tewas di Rohul Diperiksa Kejiwaannya
-
BRK Syariah Buka Lowongan Komisaris Utama, Komisaris Independen hingga Direksi
-
Viral Kelompok Begal Bersenjata Rampas Motor Warga, Polisi Pekanbaru Buru Pelaku