SuaraRiau.id - Blok Minyak Bumi dan Gas "Coastal Plain Pekanbaru" (CPP) sebentar lagi akan dialihkelolakan kepada PT BSP.
Prosesi alih kelola Blok CPP dari Badan Operasi Bersama PT Bumi Siak Pusako (BSP) - Pertamina Hulu ke PT BSP akan dilaksanakan di Jalan Diponegoro, Kediaman Gubernur Riau pada 8 Agustus mendatang.
"Alih kelola tanggal 8 Agustus acaranya di Gubernuran (Kediaman Gubernur Riau), kita sudah mengundang menteri Energi Sumber Daya Mineral, harap bisa hadir paling tidak secara virtual," kata Bupati Siak Alfedri dikutip dari Antara, Selasa (2/8/2022).
Selain itu prosesi tersebut juga akan dihadiri Kepala Satuan Khusus Kerjasama Kegiatan Hulu Migas (SKK Migas) Dwi Soetjipto. Selanjutnya pada esok harinya Selasa (9/8/2022) akan dilakukan syukuran di Desa Dayun lokasi ladang minyak terbesar Blok CPP tersebut.
"Kita berharap ini berjalan dengan mulus, nanti syukurannya juga akan datangkan ustadz serta hiburan rakyat juga, " ungkap Alfedri.
PT BSP sahamnya dimiliki oleh beberapa pemerintah daerah di Riau dengan porsi terbesar yakni Pemkab Siak sebanyak 72 persen. Blok CPP sudah dikelola melalui konsorsium BOB PT BSP-Pertamina Hulu dengan proporsi 50-50.
Setelah 20 tahun mengelola secara bersama, pada 9 Agustus nanti sudah beralih kepada PT BSP saja secara 100 persen. PT BSP telah menandatangani kontrak dengan memberikan bonus tanda tangan 10 juta dollar AS dan komitmen kerja pasti 130 juta Dollar AS.
Dalam proposalnya, PT BSP menargetkan produksi pada tahun 2030 sudah mencapai 40an ribu barrel per hari. Untuk produksi rata-rata per tahun saat itu ini adalah sebanyak 8.500 barel per hari dari tiga daerah operasi yakni Siak, Bengkalis, dan Kampar.
"Semoga tasyakuran nanti berjalan sesuai harapan kita bersama. Ini semua demi masyarakat Kabupaten Siak. Dengan alih kelola tentu PT BSP bisa menyerap tenaga kerja lokal atau putra daerah sesuai dengan keahliannya," ujarnya.
Pemerintah pun lanjutnya akan sangat terbantu karena daerah bisa mengelola hasil buminya dan terserap sepenuhnya untuk daerah.
"Tentu akan berdampak terhadap ekonomi masyarakat dan kesejahteraan pun terangkat di Kabupaten Siak khususnya," imbuhnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Massa 'Merah Putih' di Siak Halau Aparat, Eksekusi Lahan Perusahaan Terpaksa Ditunda
-
Harga TBS Riau Perlahan Naik, Petani Sawit Berharap Bisa Capai Rp2.000 per Kg
-
Satu per Satu Pejabat BUMD di Siak Diperiksa Jaksa Terkait Dugaan Korupsi
-
Pria Viral Cekcok dengan Mantan Pacar di Mal Ternyata PNS Dinas Perhubungan Siak
-
Kasus Suap, Mantan Gubernur Riau Annas Maamun Divonis Satu Tahun Penjara
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Memantau Harimau yang Bikin Geger Warga di Pulau Burung Indragiri Hilir
-
Pengambilan Ijazah SMA-SMK Dipersulit Sekolah? Lapor ke Ombudsman Riau
-
Berawal dari 200 Kilogram, Usaha Gula Merah Rosidah Kini Tembus 500 Kilogram per Hari
-
Pemkab Siak Klaim Tangani 152 Km Jalan Kabupaten yang Rusak
-
Harimau di Indragiri Hilir Bikin Resah, BBKSDA Riau Pantau dengan Drone