SuaraRiau.id - Seorang warga Pekanbaru mengaku dimintai sejumlah uang dalam pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan Akte Kelahiran.
Warga Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukitraya itu menyebut diminta uang Rp850 ribu oleh orang yang diduga calo.
Terkait itu, Kepala Disdukcapil Pekanbaru, Irma Novrita mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan calo dalam proses pembuatan KTP maupun KK.
Ia pun mengingatkan bahwa banyak pungutan liar (pungli) jika proses pembuatannya diserahkan kepada orang lain atau calo, apalagi yang mengatasnamakan Disdukcapil.
"Pengurusan dokumen kependudukan tidak ada biaya alias gratis," ujar Irma Novrita kepada Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Kamis (21/7/2022).
Tidak hanya itu, Irma menyarankan kepada warga agar pembuatan KTP atau KK dilakukan sendiri karena gampang dan mudah.
"Apabila tidak mengerti cara pengurusannya, bisa bertanya ke petugas UPTD Dukcapil pada kantor kecamatan," ujar dia.
Irma menegaskan jika ada pihak dari Disdukcapil yang meminta sejumlah uang untuk proses pembuatan kependudukan, itu tidak benar.
"Jika ada mengatasnamakan Disdukcapil meminta sejumlah uang pembuatan KTP atau KK, itu tidak benar karena pengurusan dokumen kependudukan tidak dipungut biaya alias gratis," tegas Irma.
Berita Terkait
-
Pria di Pekanbaru Setubuhi Gadis 16 Tahun Dibantu Istri, sampai Divideokan
-
Viral 'Surat Sakti' untuk Anak Pejabat Masuk Kedokteran Unri, Warganet Colek Menteri Nadiem
-
Heboh Anak Pejabat Pekanbaru Masuk Kedokteran Pakai 'Surat Sakti': Jalur Orang Dalam
-
Bejat, Wanita di Pekanbaru Rekam dan Bantu Suami Setubuhi Gadis 16 Tahun
-
Heboh Warga Pekanbaru Diminta Rp850 Ribu untuk Buat KTP dan KK
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Mengenal Tengku Mansyur Chalid, Pejuang Daerah asal Siak
-
Puluhan Siswa SD di Dumai Diduga Keracunan MBG, SPPG Kena Suspend
-
Dari Teror Rentenir, Rini Bangkit Bersama PNM dan Menata Masa Depan Keluarga
-
Heboh Penampakan Harimau di Pasir Putih Kampar, Ini Kata BBKSDA Riau
-
Tempat Penampungan Imigran di Pekanbaru Dirazia Aparat Gabungan