SuaraRiau.id - Nama mantan Wali Kota Pekanbaru Firdaus belakangan mencuat lantaran diduga membuat surat rekomendasi dalam penerimaan mahasiswa baru di Universitas Riau (Unri).
Dalam unggahan yang beredar di Twitter, Firdaus meneken surat rekomendasi untuk seseorang atas nama N yang belakangan diketahui lolos Fakultas Kedokteran Unri.
Sementara N, diduga merupakan anak pejabat di lingkungan Pemkot Pekanbaru.
Dalam postingan akun Twitter @pn7l7h memperlihatkan foto surat rekomendasi Wali Kota Firdaus disandingkan dengan foto bukti diterimanya Nabila di Program Studi Pendidikan Dokter Unri.
"Yth Pak @nadiemmakarim @Itjen_Kemdikbud @ditjendikti mau bertanya apakah masuk PTN ada jalur Rekomendasi sprti ini??? Bukannya masuk PTN hrs ikuti tes dan bukan dg cra sprti ini, apkh tes hny u formalitas sj??" tulisnya dikutip Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Selasa 19 Juli 2022.
"Bgmn dg adek2 yg menempuh test tp tdk ad rekomendasi pdhl otaknya encer, kasian dong yg tdk punya rekomendasi dr seseorang," lanjutnya.
Akun itu pun memperingatkan jika rekomendasi pejabat untuk calon mahasiswa bisa masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terus dibiarkan, maka dikhawatirkan akan banyak kasus serupa ke depannya.
"Jika hal begini terus dbiarkan tanpa ada tinjut (tindak lanjut) maka jangan heran kelak akan semakin banyak N baru yg muncul dg modus yg sama dan ini merugikan calon mahasiswa yg menempuh jalur scra benar. Ayolah @Itjen_Kemdikbud selidiki hal ini," katanya.
"Semoga kasus N ini bisa segera ditinjut krn daftar ulang sekitar tanggal 21 nti, ayoo Pak Nadim tumbuhkan mahasiswa/i yg kompeten bukan mahasiswa/i jalur surat sakti begini," tulisnya dalam cuitan lanjutan.
Unggahan tersebut ramai ditanggapi netizen, salah satunya akun @leea***. Ia mengaku telah mendaftar di Fakultas Kedokteran Unri, namun tak diterima.
"Ternyata yang keterima jalur surat rekomendasi wkkwkwk. Gapapa aku bangga ga lolos tanpa surat rekom. Alhamdulillah ipb masih mau menampungku," tulisnya dalam komentar.
Berita Terkait
-
Heboh Anak Pejabat Pekanbaru Masuk Kedokteran Pakai 'Surat Sakti': Jalur Orang Dalam
-
Mendikbudristek dan Menkes Kerjasama Tingkatkan Kapasitas dan Kualitas Fakultas Kedokteran
-
Juru Parkir Sasar Gerai ATM di SPBU Pekanbaru, Sistem Digital Cuma Lip Service?
-
Gagal Masuk FKG Moestopo dan Akan Pindah Fakultas, Mayang Santai: yang Penting Bisa Kuliah
-
Mengaku Diterima di Fakultas Kedokteran Gigi, Ternyata Nilai Ujian Mayang di Bawah Standar Lulus
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Ombudsman Tinjau Langsung Fasilitas dan Pelayanan di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Siak
-
Investasi ORI030 di BRI, Nikmati Kupon Tetap Hingga 7,00% per Tahun
-
Tentang Tiongkok, Sosialisme yang Mengabdi kepada Rakyat
-
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
-
Seret Kemenhut, KPK Dalami Dugaan Alih Fungsi Hutan Lindung Bupati Kuansing