“Hal penting bagi kami di sini adalah bagaimana melihat program bisa berjalan,” jelas Rohan Bennett.
Ditambahkan Rohan Bennett, pihaknya melakukan observasi tentang bagaimana proses yang terjadi antara masyarakat bersama dengan pemerintah dalam melakukan pendaftaran tanah.
“Ini merupakan kegiatan yang penting untuk pengakuan hak-hak masyarakat, sehingga dapat tercipta administrasi pertanahan yang lebih baik, stabil bahkan berkelanjutan,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Senior Advisor The Netherland Cadastre, Eva-Maria Unger begitu antusias untuk melihat bagaimana proses pemetaan pertanahan dengan metode partisipatoris atau yang lebih dikenal PTSL–PM.
“Empat tahun lalu, saya pernah mengikuti program pendaftaran tanah partisipatoris, Kementerian ATR/BPN juga mulai melakukan inisiasi ini dan sekarang sudah terealisasi,” ucapnya.
Tak hanya itu, Eva-Maria Unger juga menunjukkan rasa antusiasmenya terhadap program PTSL-PM yang mendapat dukungan dari semua pihak termasuk kepala daerah setempat.
“Program ini mendapat dukungan dari bupati. Ini adalah hal yang dapat kami pelajari, mulai dari proses bahkan hingga cerita sukses maupun kendala-kendala,” sebutnya.
Kontributor : Alfat Handri
Berita Terkait
-
Cara Ganti Kepemilikan Sertifikat Tanah, Biaya Terjangkau Tanpa Makelar
-
Harga Cabai Merah Naik, Warung Makan Ganti ke Cabai Hijau: Kami Tak Mau Kehilangan Pelanggan
-
Minyak Goreng Curah Syarat Beli Pakai NIK Masih Sulit Ditemukan di Siak
-
Diduga Selingkuhi Istri Warga, Oknum Kepala Desa di Siak Mengundurkan Diri
-
Pemerintah Segera Percepat Sertifikasi Lahan Sawit Rakyat, Riau Jadi Salah Satu Target
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Pemutihan Denda Pajak di Pekanbaru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026
-
Koleksi 18 Poin, PSPS Pekanbaru Puncaki Klasemen Sementara Grup A
-
Heboh 247 Kepsek di Inhu Dilantik Belum Dapat SK, Ini Kata Dewan Pendidikan
-
Puluhan Jemaat Gereja di Indragiri Hulu Diduga Keracunan Makanan
-
Kasus Dugaan Pemerkosaan Mahasiswi di Riau, Keluarga Korban Tolak Damai