SuaraRiau.id - Mahalnya harga cabai merah membuat para pengusaha rumah makan di Siak berpikir keras untuk mendapatkan keuntungan dalam berjualan.
Sebab, dalam dunia usaha warung makan, bahan cabai merupakan bahan paling penting untuk memberikan rasa yang enak dan membuat pelanggan datang kembali untuk makan.
Seperti dikatakan pemilik rumah makan Guci Raya di Simpang Kualian Siak yang harus mengganti cabai merah ke cabai hijau.
"Karena cabai merah mahal kami ganti ke cabai hijau," kata dia saat ditemui di rumah makan miliknya itu, Selasa (28/6/2022) petang.
Dijelaskannya, dirinya tak ingin merubah rasa dan berujung pada larinya para pelanggan yang selama ini makan di rumah makan Guci Raya tersebut.
"Biasanya sambal di rumah makan kami ini pakai cabai merah, tapi karena cabai merah mahal makanya diganti cabai hijau," jelasnya.
"Sebab, kalau kita paksa pakai cabai merah tapi dicampur tomat pasti berbeda rasanya. Kami pun tak ingin kehilangan pelanggan yang sudah suka makan di kedai kami," tambah dia.
Ia pun sempat membandingkan harga cabai merah dan cabai hijau di pasaran di tempat biasa ia membeli.
"Sekarang cabai merah Rp130.000 sedangkan cabai hijau Rp65.000. kalau dipaksa ke cabai merah memang gak jumpa hasilnya," jelasnya tersenyum.
Selain itu, lanjutnya, Ia juga sedikit menaikkan harga jualannya karena memang bahan pokok di pasar semuanya naik.
"Kami pun menaikkan harga Rp1.000 rupiah," beber dia.
Kendati demikian, kata dia lebih jauh, harga makanan dalam seporsi masih tergolong terjangkau.
"Kalau harga masih terjangkau lah. Ditambah lagi untuk porsi kita tak ada yang dikurangi masih tetap sama dan banyak," tuturnya.
Kontributor : Alfat Handri
Berita Terkait
-
Siasat Pedagang Pecel Lele saat Harga Cabai Naik Drastis: Kecilkan Porsi Lauk
-
Cabai di Bali Mahal Tapi Petani Di Denpasar Tak Bahagia, Bingung Harga di Pasar Tinggi
-
Petani Girang Harga Cabai Meroket tapi Khawatirkan Pupuk yang Ikut Melambung
-
Emak-Emak di Sumsel Protes Harga Cabai Rawit Rp120 Ribu Per Kilogram: Cuko Pempek Dak Pedas Lagi
-
Terekam Kamera CCTV, Aksi Pencurian Uang hingga Sepeda Motor di Warung Makan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pertumbuhan Kredit dan DPK Tetap Tinggi, BRI Sebut Kepercayaan Publik Terjaga
-
PNM dan KPPPA Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Pemberdayaan Perempuan di Bajawa
-
BRI Fokus Perkuat Fundamental di Tengah Wacana Buyback Saham BUMN
-
Cerita 6 Tahanan Kejari Pekanbaru Kabur Jelang Sidang, Dua Masih Buron
-
Pekanbaru Hadirkan Parkir Gratis selama 3 Hari: Mal hingga Rumah Sakit