Namun hal itu justru memancing amarah pelaku.
"Gak usah ngomong deh. Diem aja kamu!" katanya kepada perekam video yang merupakan ibu dari salah satu korban.
Ibu tersebut menduga, tak hanya anaknya dan anak dari laki-laki yang bersamanya mengejar pelaku yang menjadi korban. Namun saat itu hanya dirinya dan laki-laki tersebut saja yang melihat anak-anaknya mendapat pelecehan dari pelaku.
Pelaku juga sempat mengancam akan membunuh ibu korban saat didesak untuk mengakui perbuatannya.
"Mana alamat lu sini gue bunuh semuanya," kata pelaku.
"Waw, keren. Pasal lu berlapis," kata ayah korban.
Saat orangtua kedua korban tengah menulis laporan, pelaku berusaha untuk pergi meninggalkan ruang petugas keamanan dengan mengetakan bahwa dirinya masih punya banyak urusan.
"Selesainya cepetan dong. Ayo dong, apa yang diselesaiin lagi? Sampe kapan nunggunya? Kok jadi saya yang salah sih?" kata pelaku saat upayanya pergi dihentikan oleh sejumlah petugas keamanan.
Akhirnya pelaku dibawa ke Polsek Pondok Aren bersama orang tua kedua korban untuk membuat laporan atas pelecehan seksual terhadap anak mereka.
Perlakuan dari pelaku yang berani melakukan pelecehan terhadap anak di bawah umur di ruang publik membuat warganet berang. Salah satunya disampaikan @afi***.
"Astagfirulloohh mbakk. sampe nangiss akuu liatnyaa… Jauhkanlah anak2 kami dari orang macam ini ya Allahh. Aku mendukungmuu mbakk," tulisnya.
"Kita harus berani melawan ya. Pingin nangis rasanya liat video ini," kata @nan***.
"Astagfirullah aku aja yg nonton ngos²an, greget, marah, berasa ikutan capek naik eskalator, harus berani bun," ujar @mam***.
Kontributor : Anggun Alifah
Tag
Berita Terkait
-
Pelaku Pencabulan Bocah di Gresik Diringkus, Ekspresi Tersenyum Saat Digiring Polisi Banjir Kecaman
-
Viral! Seorang Ibu Tak Terima Pelecehan Seksual Anaknya Diselesaikan Secara Kekeluargaan: Dedeknya Trauma
-
3 Fakta Nasib Tersangka Kasus Promosi Miras Holywings: Peran, Motif, Ancaman Hukuman
-
Erick Thohir: Masyarakat Jangan Ragu Laporkan Pelecehan Seksual di BUMN
-
Widy Vierra Ceritakan Pengalaman Traumatis: Dilecehkan secara Seksual hingga Diculik Sekelompok Orang Mabuk
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Beli Sofa melalui TikTok, Warga Pekanbaru Tertipu Rp300 Juta
-
Ribuan Ijazah SMA-SMK Negeri di Riau Belum Diambil, Dinas Pendidikan: Gratis!
-
Merasa Difitnah, Ketua DPRD Siak Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik
-
Harga Sawit Riau Nanjak Lagi, Dihargai Rp3.913 per Kg Periode Ini