- Komisi XII DPR melakukan kunjungan kerja di Wilayah Kerja (WK) Rokan.
- Wakil rakyat tersebut mengapresiasi langkah PHR melakukan inovasi teknologi.
- PHR berkontribusi ketahanan energi nasional dengan menyumbang 26 persen.
SuaraRiau.id - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) terus berupaya meningkatkan produksi dalam menjaga ketahanan energi nasional.
Sebagai tulang punggung produksi minyak nasional, PHR terus melakukan pelbagai terobosan teknologi dan inovasi dalam menjaga produksi sekaligus menahan laju penurunan produksi alamiah pada lapangan-lapangan yang telah matang (mature) di WK Rokan.
Dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XII DPR RI di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Jumat (23/1/2026), Direktur Utama PHR, Muhamad Arifin menyampaikan, saat ini PHR berkontribusi signifikan terhadap ketahanan energi dengan menyumbang 26 persen dari total produksi minyak nasional.
Sejak alih kelola, PHR juga memberikan dampak ekonomi yang masif bagi negara dan daerah melalui setoran PNBP dan pajak sebesar Rp149 triliun, serta penyaluran Partisipasi Interes (PI) sebesar Rp4,3 triliun kepada Pemerintah Provinsi Riau.
Menghadapi tantangan sumur yang sudah tua, PHR tidak hanya mengandalkan pengeboran sumur sisipan (infill drilling), tetapi juga mengimplementasikan teknologi dan inovasi untuk mengoptimalkan produksi minyak. Seperti Enhanced Oil Recovery (EOR) atau steamflood di lapangan North Duri Development (NDD) A14.
"Teknologi steamflood sendiri telah menjadi tulang punggung produksi minyak di Blok Rokan selama beberapa dekade. Namun seiring waktu, teknologi steamflood terus mengalami pengembangan dengan melibatkan inovasi dari anak bangsa. Para pekerja PHR terus melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasi di tengah tantangan yang ada," kata Arifin.
PHR kata Arifin, juga telah melakukan Pengembangan Reservoir & Multi-Stage Fracturing (MSF), sebuah inovasi pada sumur MSF-1 di Kota Batak yang telah berhasil mencatatkan produksi hingga 569 BOPD. Keberhasilan ini direncanakan akan direplikasi pada 25 sumur baru di tahun 2026.
Sepanjang periode berjalan, PHR juga telah melakukan pengeboran di 9 sumur eksplorasi untuk mencari cadangan baru. Reaktifiasi 1200 sumur dan 62 struktur, serta begitu pula pengembangan teknologi CEOR di lima lapangan besar (Minas, Bangko, Bekasap, Balam South, dan Petani) dengan yang memiliki potensi penambahan cadangan minyak cukup besar.
Selain performa produksi, PHR juga membuktikan peran sebagai penggerak ekonomi dengan 1.829 pekerja dan membuka hingga 42.647 lapangan kerja bagi masyarakat Riau.
"Kami berkomitmen dalam menjaga keberlanjutan produksi migas tentunya dengan prinsip-prinsip keselamatan dan peduli terhadap lingkungan. Sejumlah inovasi dan upaya yang dijalankan saat ini tak lain untuk mendukung target produksi migas dalam menjaga ketahanan energi nasional," sebut Arifin.
Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya mengapresiasi langkah strategis PHR dalam upaya menjaga ketahanan energi nasional di tengah lapangan yang sudah menua.
Meski demikian, Bambang menekankan kepada PHR tidak hanya fokus dalam pengeboran (infill) namun juga pentingnya inovasi berkelanjutan di tengah kondisi lapangan yang menua.
"Kami menyadari bahwa sumur-sumur di Rokan ini sudah tua, namun kami sangat mengapresiasi karena PHR telah masuk ke fase EOR. Ini adalah pionir di Indonesia, khususnya metode steam flood yang membuat crude bisa terpompa naik secara optimal. Kami berharap ada terus inovasi tambahan dan terobosan baru selain infill drilling untuk menghadapi situasi lapangan yang mature ini," ujarnya.
Dalam rapat kerja tersebut, Komisi XII DPR RI juga memberikan perhatian terhadap pentingnya keseimbangan antara ketahanan energi nasional, perlindungan lingkungan hidup, serta manfaat ekonomi bagi daerah.
Masukan dan diskusi yang terbangun menjadi bagian penting dalam upaya bersama untuk mendorong kebijakan yang mendukung iklim investasi hulu migas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis
-
Ribuan Warga di Siak Terjangkit ISPA Imbas Kualitas Udara Memburuk
-
Riau Masih Dikepung Asap, Apa Kabar Janji Prabowo Naikkan Pangkat Pangdam dan Kapolda?
-
Komitmen BRI Perkuat Ekosistem Olahraga Usai Raih Penghargaan 2026
-
Polisi Tangkap Sindikat Pemalsuan SIM di Siak dan Pekanbaru, Terungkap Modusnya