SuaraRiau.id - Program pembinaan anggota kepolisian yang terlibat kasus narkoba yang pertama kali diterapkan oleh Polda Riau di bawah pimpinan Kapolda Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi.
Kini program yang digagas Irjen Agung tersebut diadopsi Divisi Propam Polri. Sebanyak 136 anggota polisi terlibat narkoba untuk dibina di Korps Brimob Polri.
Pembinaan pemulihan profesi ini dilakukan agar polisi bisa kembali menjadi personel yang Presisi dan berintegritas.
“Program pembinaan ini merupakan wujud perhatian dan kepedulian pimpinan Polri kepada anggota yang bermasalah untuk dilakukan pembinaan,” kata Kepala Divisi Propam Polri Irjen Ferdy Sambo dikutip dari Antara, Senin (16/5/2022).
Sambo menjelaskan, tujuan pembinaan pemulihan profesi tersebut adalah untuk melatih keterampilan dan penguasaan diri, sehingga personel Polri yang diduga terlibat penyalahguna narkoba kembali produktif dan memberikan kontribusi pada keluarga, masyarakat, serta institusi.
Sebanyak 136 anggota Polri tersebut mulai mengikuti pelatihan di Korps Brimob Kamis (12/5/2022) lalu. Diharapkan, kegiatan tersebut dilakukan secara berkelanjutan guna merehabilitasi dan membina personel untuk tidak mengulangi pelanggaran.
Sambo menegaskan, setelah pembinaan jika masih ditemukan anggota Polri yang terlibat penyalahgunaan narkoba atau pelanggaran lainnya maka bakal diberi sanksi tegas hingga pemecatan.
“Apabila masih melakukan penyalahgunaan narkoba akan segera di PTDH,” katanya.
Menurut Sambo program pembinaan pemulihan profesi ini terlaksana atas sinergi Divisi Propam Polri dengan Korps Brimob yang dipimpin Dankor Brimob Irjen Pol Anang Revandoko.
Sebelumnya, Sambo mengusulkan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar menambah kewenangan Divisi Propam untuk melakukan penegakan hukum terhadap anggota Kepolisian Republik Indonesia yang melakukan tindak pidana.
“Divisi Propam tidak hanya melakukan pemeriksaan pada pelanggaran etik dan disiplin, tapi juga dapat melakukan penegakan hukum atas dugaan tindak pidana yang dilakukan anggota Polri. Sehingga, Propam lebih optimal dalam melakukan pencegahan dan pengawasan anggota Polri,” kata Sambo pada Kamis (3/2/2022) lalu.
Di samping itu, Sambo mengatakan dalam rangka pemuliaan profesi bagi Anggota Polri yang telah diputus melanggar kode etik dan disiplin oleh Bagian Rehab Propam Polri, maka akan dilakukan pembinaan lanjutan di Korps Brimob Polri.
Sementara itu, Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Benny Mamato mengapresiasi langkah yang dilakukan Divisi Propam Polri dalam memulihkan anggota Polri yang terlibat penyalahgunaan narkoba.
Menurut dia, program ini pertama kalinya dilaksanakan oleh Polda Riau. Anggota Polri yang terlibat melakukan pembinaan selama 3 bulan di Satbrimob Polda Riau.
Selain Polda Riau, Polda Metro Jaya juga telah melaksanakan program pembinaan pemulihan profesi bagi anggotanya pada awal 2022 lalu. Kini kegiatan serupa dilaksanakan oleh Divisi Propam Polri di lingkungan Mabes Polri, Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat dan Polda Banten.
“Program tersebut diberi nama Rebintradisi. Hasilnya bagus, karena angka keberhasilannya tinggi, hanya sangat sedikit yang gagal kemudian di PTDH,” kata Benny, dihubungi terpisah. (Antara)
Berita Terkait
-
Kawanan Perampok Ngaku Polisi Gasak Uang dan Truk Pengusaha Sawit Rokan Hilir
-
Nekat! Ibu dan Anak di Jepara Serang Polisi Saat Ungkap Kasus Narkoba, Kini Malah Berakhir Apes
-
Temui Bocah Tangsel Korban Penculikan Eks Napi Teroris, Kasubag Psikologi Mabes Polri: Komunikasi Lancar
-
Curhat Korban Jambret di Gobah Dekat Polda Riau, Plat Motor Baru Pelaku Tercecer
-
Syahrani Adrian, Buronan Kasus Penggelapan di Dumai Ditangkap saat Sembunyi dalam Rumah
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
SF Hariyanto Putar Otak Hadapi Kebocoran PAD, Tunda Bayar hingga Galian C
-
Tes Urine Serentak, 3 Anggota Polda Riau Ketahuan Positif Narkoba
-
KPK Periksa 3 Orang Terkait Korupsi Pembangunan Flyover SKA Pekanbaru, Siapa?
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Pekanbaru, Selasa 24 Februari 2026
-
Petugas Kebersihan Kantor Gubernur Riau Dikabarkan Belum Gajian 2 Bulan