Eko Faizin
Rabu, 27 Mei 2026 | 10:45 WIB
Ilustrasi razia tempat hiburan malam di Pekanbaru. [Dok Polresta Pekanbaru]
Baca 10 detik
  • Anak bupati dan seorang selebgram di Riau dinyatakan positif narkoba.
  • Mereka diamankan bersama belasan yang lain di tempat hiburan malam.
  • Dua orang lainnya diduga sebagai pemilik barang bukti narkotika.

SuaraRiau.id - FA, anak salah satu bupati di Riau dan Selebgram berinisial SA dinyatakan positif mengonsumsi narkoba berupa ganja dan etomidate bersama belasan orang lainnya.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Artha mengungkapkan bahwa belasan orang tersebut dinyatakan positif narkotika usai menjalani tes urine.

"Hasil tersebut diketahui dari tes urine setelah mereka terjaring razia di sebuah tempat hiburan malam di Pekanbaru," kata Kapolresta dikutip dari Antara, Selasa (26/5/2026).

Anak bupati dan selebgram Pekanbaru terjaring razia diduga pesta narkoba di hiburan malam. [Ist]

Mereka adalah inisial KS (32), RR (22), GSA (23), TT (28), AF (21), MAY (24), FTR (22), IMF (22), MA (23), NR (23), SAP (22), SA (23), dan ALS (23).

Selebgram SA disebut juga mengonsumsi alkohol. Sedangkan FA, anak bupati positif etomidate dan ganja yang disebabkan paparan asapnya.

Muharman menjelaskan sekitar pukul 02.00 WIB, Minggu (24/5/2026) tim menemukan dugaan penyalahgunaan narkoba di salah satu ruangan tempat hiburan malam (THM).

"Petugas kemudian mengamankan total sebanyak 13 orang," katanya.

Dari hasil pemeriksaan, dua orang diduga sebagai pemilik barang bukti narkotika yakni FTR diduga memiliki daun ganja kering dengan berat bersih 9,8 gram serta empat cartridge, sedangkan MAY diduga memiliki daun ganja kering seberat 1,2 gram.

Dari temuan tersebut, polisi kemudian mengajukan asesmen terpadu ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pekanbaru guna menentukan langkah penanganan lebih lanjut.

Hasilnya FR pemilik barang dilanjutkan ke penyidikan, sedangkan MAY dikategorikan sebagai pengguna berat dan harus menjalani rawat inap selama tiga bulan.

Sementara 11 lainnya tidak terbukti terlibat jaringan narkotika dan masih tergolong pengguna ringan. Mereka direkomendasi menjalani rawat jalan di BNN dengan durasi tiga sampai enam kali pertemuan.

Load More